logo


Tolak Sembako Dikenai Pajak, Fadli Zon: Membuat Hidup Rakyat Makin Susah

Muncul rencana sembako akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

10 Juni 2021 22:00 WIB

Fadli Zon.
Fadli Zon. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Muncul rencana sembako akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Rencana tersebut ada di dalam draft RUU Perubahan Kelima Atas Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Fadli Zon, menolak rencana pajak sembako.

"Setuju, harus ditolak rencana pajak untuk sembako," kata Fadli melalui akun Twitternya, Kamis (10/6).


Tak Ingin Ada Polemik, PKB Minta Pemerintah Jelaskan Maksud Pajak di Sektor Pendidikan

Menurutnya, pajak untuk sembako tersebut membuat hidup rakyat makin susah.

"Membuat hidup rakyat makin susah," kata Fadli.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, mengatakan bahwa rencana pajak sembako tersebut belum akan dibahas.

"Mengenai masalah PPN, mungkin Komisi XI juga memahami kita menyampaikan RUU KUP yang sampai hari ini belum disampaikan, dibacakan di paripurna. Kami tentu dari sisi etika politik belum bisa melakukan penjelasan ke publik sebelum ini dibahas karena ini dokumen publik yang kami sampaikan pada DPR melalui Surat Presiden," kata Sri Mulyani dalam raker bersama Komisi XI DPR, Kamis (10/6).

Ia menyayangkan ada RUU KUP yang bocor ke masyarakat ketika belum waktunya dibahas.

"Ini memang situasinya menjadi agak kikuk karena ternyata dokumennya keluar karena memang sudah dikirimkan kepada DPR juga sehingga kami tidak dalam posisi untuk bisa menjelaskan keseluruhan arsitektur dari perpajakan kita, yang keluar sepotong-sepotong yang kemudian di-blow up dan seolah-olah menjadi sesuatu yang tidak bahkan mempertimbangkan situasi hari ini," jelasnya.

Sembako dan Sekolah Bakal Dikenai Pajak, HNW: Wajib Ditolak!

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×