logo


Soal Pilpres 2024, Politikus PDIP: Puan-Anies Sah-sah Saja, Bisa Prabowo-Puan

Ono mengatakan bahwa keputusan soal calon presiden diserahkan pada Megawati.

10 Juni 2021 16:30 WIB

Ketua DPR RI, Puan Maharani
Ketua DPR RI, Puan Maharani Istimewa

BANDUNG, JITUNEWS.COM - Ketua DPP PDIP Jawa Barat, Ono Surono, mengaku mendukung usulan Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dipasangkan dengan Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Pilpres 2024.

"Mega-Pro itu sah-sah saja. Pergaulan politik sahabat lama pernah berpasangan juga di 2009. Sekarang dua pimpinan besar dan dua ketua umum partai yang besar di Indonesia tentunya hangat setelah bertemu lagi," ungkap Ono kepada wartawan di Bandung Barat, Kamis (10/6).

Ono mengatakan bahwa keputusan soal calon presiden diserahkan pada Megawati.


Pengamat: Gelar Profesor Megawati Merusak Admosfer Akademik di Indonesia

"Urusan siapa calon presiden semua diserahkan kepada ibu ketua umum. Yang penting di Jabar saat ini konsentrasi soal kepengurusan terbentuk sampai tingkat bawah, kita solidkan pasukan," bebernya.

"Kita tunggu instruksi dari ketua umum dan DPP partai. Siapapun calon presidennya, Jawa Barat wajib memenangkan," lanjutnya.

Tak hanya duet Mega-Pro yang mencuat, Ono menyebut nama Puan Maharani bisa dipasangkan dengan Anies Baswedan atau Prabowo.

"Untuk Puan-Anies juga sah-sah saja, bisa Prabowo-Puan atau siapapun, ini jadi sebuah dinamika yang wajar terjadi. Sekali lagi PDIP punya mekanisme, kita punya prinsip demokrasi terpimpin, prinsip solid bergerak tegak lurus pada ketua umum dan DPP partai," katanya.

Ono mengatakan bahwa pertemuan antara Megawati dengan Prabowo tidak ada kaitannya dengan Pilpres 2024.

"Bertemunya Ibu Mega dan Pak Prabowo juga bukan hanya soal 2024, tapi memberikan sesuai yang baik soal isu nasional dan bisa meredakan hal negatif. Karena yang sekarang muncul banyak juga hoaks yang sangat merugikan," jelas Ono.

Kader Demokrat Geram dengan Candaan Yasonna, PDIP: Tidak Perlu Dipolemikkan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×