logo


Dituntut 6 Tahun Bui soal Kasus Swab RS UMMI Bogor, HRS: Terlalu Sadis dan Tidak Bermoral

HRS merasa kasus hukum yang menimpanya sangat bernuansa politis.

10 Juni 2021 12:30 WIB

Habib Rizieq
Habib Rizieq Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mantan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) mengaku keberatan atas hukuman penjara 6 tahun yang dilayangkan oleh jaksa penuntut umum. Dia bahkan menyebut tuntutan terkait kasus tes swab RS UMMI Bogor itu terlalu sadis dan tak bermoral.

“Tuntutan jaksa tersebut (6 tahun penjara) tidak masuk di akal dan berada jauh di luar nalar, bahkan terlalu sadis dan tidak bermoral," ujarnya saat menyampaikan Pledoi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6).

Mulanya, HRS merasa kasus hukum yang menimpanya sangat bernuansa politis. Dia menduga kasus tes swab ini merupakan salah satu bentuk dendam penguasa terhadap dirinya.


Pemberangkatan Haji 2021 Batal, Haikal Hassan Sebut Akibat HRS Dizalimi

"Saya semakin percaya dan semakin yakin bahwa ini adalah kasus politik yang dibungkus dan dikemas dengan kasus hukum,” kata HRS.

“Sehingga hukum hanya menjadi alat legalisasi dan justifikasi untuk memenuhi dendam politik oligarki terhadap saya dan keluarga serta kawan-kawan," lanjutnya.

Bandingkan dengan Kasus Habib Rizieq dengan Lainnya, HNW: Mereka Tidak Dikenai Sanksi

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×