logo


PM Spanyol Minta Agar Pendatang yang Sudah Disuntik Vaksin Sputnik V Diijinkan Masuk ke Eropa

Perdana Menteri Spanyol mengatakan bahwa seharusnya semua pendatang yang sudah disuntik vaksin Covid-19, termasuk vaksin Sputnik V buatan Rusia, diijinkan masuk ke negara-negara anggota Uni Eropa

10 Juni 2021 10:44 WIB

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez istimewa

MADRID, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez pada Rabu (9/6) mengatakan bahwa para wisatawan yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 Sputnik V buatan Rusia, seharusnya diizinkan masuk ke wilayah Uni Eropa.

“Kami sedang mendiskusikan masalah ini di Uni Eropa, kami harus mengikuti akal sehat. Bahkan jika ini adalah vaksin yang tidak diakui di benua Eropa, saya berani mengatakan bahwa itu jelas vaksin dan itulah mengapa tidak boleh menjadi hambatan pergerakan antar benua atau dalam hal ini berkunjung ke benua Eropa," kata Sanchez pada konferensi pers bersama dengan Presiden Argentina Alberto Fernandez di Buenos Aires.

Pernyataan tersebut ia lontarkan sebagai jawaban atas pertanyaan yang dilayangkan oleh wartawan apakah Spanyol akan mengizinkan warga Argentina yang divaksinasi dengan Sputnik V untuk masuk ke negara tersebut.


Menhan AS Minta Pentagon Fokus Tangani Ancaman Keamanan dari China

Pada awal pekan ini, negara-negara anggota Uni Eropa mulai mengijinkan para pendatang dari luar kawasan untuk masuk ke wilayah mereka asalkan sudah disuntik vaksin Covid-19 yang sudah mengantongi ijin dari Badan Pengawas Obat Uni Eropa dan WHO. Sayangnya, tak satupun lembaga tersebut yang sudah memberikan ijin penggunaan vaksin buatan Rusia, Sputnik V.

Sementara itu Sputnik V sendiri merupakan vaksin virus corona yang pertama kali didaftarkan di dunia dan telah mendapat ijin untuk penggunaan darurat di 65 negara, termasuk negara-negara di Amerika Latin, seperti Meksiko, Venezuela, Nikaragua, Argentina, dan Paraguay.

Rusia Siap Normalkan Kembali Operasional Kantor Kedubesnya di AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia