logo


Beberkan Alasan Megawati Dapat Gelar Profesor Kehormatan, PDIP: Pengetahuannya Berguna Bagi Peradaban Manusia

Megawati disebut memenuhi syarat dan kriteria dalam pemberian gelar profesor kehormatan

10 Juni 2021 05:00 WIB

Presedential Lecture Internalisasi Negara, Jakarta, Selasa (3/12/2019).
Presedential Lecture Internalisasi Negara, Jakarta, Selasa (3/12/2019). jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPP PDI-Perjuangan Rokhmin Dahuri membeberkan alasan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mendapat gelar profesor kehormatan dari Universitas Pertahanan (Unhan) RI.

Ia menyebut Megawati memiliki tacit knowledge atau pengetahuan yang ada di dalam kepala yang belum didokumentasikan. Pengetahuan tersebut, kata Rokhmin berkaitan dengan kemampuan Mega di bidang Ilmu Pertahanan, khususnya bidang kepemimpinan strategis.

"Tacit knowledge ini bila diajarkan dan dibukukan bisa menjadi explicit or empirical knowledge yang sangat berguna bagi peradaban manusia. Begitu pemikiran para guru besar," kata Rokhmin dalam keterangan resminya, Rabu (9/6/2021).


Minta Puan Maharani Tak Pikirkan Pilpres, PDIP: Saya Sarankan Berkonsentrasi Sebagai Ketua DPR

Rokhimin yang juga guru Besar IPB itu menyebut bahwa pemberian gelar profesor kehormatan tersebut telah sesuai dengan prosedur akademik. Ia menyebut Megawati memenuhi syarat dan kriteria dalam pemberian gelar tersebut.

"Sudah dicek, semua sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 40 Tahun 2002 tentang Pengangkatan Profesor Kehormatan/Guru Besar Tidak Tetap pada Perguruan Tinggi," ujarnya.

"Sejalan juga dengan pasal 2 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 88 Tahun 2003 tentang Pengangkatan Dosen Tidak Tetap Dalam Jabatan Akademik Pada Perguruan Tinggi Negeri," sambungnya.

Lebih lanjut, Rokhimin membeberkan alasan terakhir Megawati layak mendapat gelar profesor kehormatan. Ia mengatakan bahwa gelar tersebut diharapkan menjadi motivasi generasi muda agar terus berprestasi seperti Megawati Soekarnoputri.

"Sehingga generasi muda menyumbangkan kemampuan terbaiknya bagi kemajuan, kesejahteraan dan kedaulatan bangsa. Tak ada yang salah dengan niatan itu bukan?" pungkasnya.

Bantah Megawati Tegur Bambang Pacul Usai Kegaduhan Puan-Ganjar, PDIP Beri Klarifikasi Ini

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati