logo


Wapres Kritik Pertanyaan Pilih Pancasila atau Alquran, Jubir: Enggak Ada Hubungannya dengan TWK KPK

Masduki mengatakan bahwa kritikan Ma'ruf Amin disampaikan dalam konteks menjelaskan Indonesia sebagai negara kesepakatan.

9 Juni 2021 06:00 WIB

KH Ma\'ruf Amin
KH Ma'ruf Amin Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta agar semua pihak tidak memerintahkan untuk memilih Pancasila atau Alquran.  Menurutnya, Pancasila dan agama adalah hal yang tidak boleh dipertentangkan satu sama lainnya.

Hal tersebut, disampaikan Ma'ruf Amin saat berpidato di Universitas Negeri Jakarta pada Senin (7/6/2021). Ia menegaskan bahwa pendiri bangsa yang berlatar belakang tokoh Islam sudah memberikan argumentasi penerimaan NKRI yang berideologi Pancasila.

Juru Bicara Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi mengatakan bahwa kritikan Ma'ruf Amin tersebut tidak ada kaitannya dengan materi soal tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk alih status pegawai KPK menjadi ASN.


Soal Pertanyaan TWK Pilih Alquran atau Pancasila, Tjahjo: Silakan Diuji, Mau Gugat

"Enggak ada hubungannya dengan itu (TWK bagi pegawai KPK)," kata Masduki seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (8/6/2021.

Masduki mengatakan bahwa kritikan Ma'ruf Amin disampaikan dalam konteks menjelaskan Indonesia sebagai negara kesepakatan.

"Sama seperti oran Kristen yang anggap Pancasila itu derivasi (pengejawantahan) ajaran Kristen. Jadi enggak boleh Pancasila bertentangan dengan nilai asalnya, dengan agama-agama itu," ujarnya.

"Jadi jangan Pancasila dengan Alquran dengan Injil dan lain-lain. Itu enggak akan menyelesaikan masalah," jelasnya.

Diketahui, kritikan Ma'uf Amin terkait pertanyaan Pancasila atau Alquran disampaikan bertepatan dengan ramainya pemberitaan terkait polemik TWK KPK. Pada tes yang berujung pada penonaktifan 75 pegawai KPK itu terdapat soal yang memepertanyakan pilihan Alquran atau Pancasila. Pertanyaan tersebut dinilai tidak masuk akal oleh sejumlah pihak.

Minta Hasil TWK Diberikan, Novel Dkk Ibaratkan Seperti Rekam Medis

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×