logo


Seperti Omnibus Law, AHY Cemas Wacana 3 Presiden Disahkan Diam-diam

AHY mengaku selalu meminta kader Demokrat di Senayan untuk memantau wacana presiden tiga periode.

8 Juni 2021 12:26 WIB

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku cemas bila wacana tiga periode presiden disahkan oleh DPR dan MPR secara diam-diam. Dia mengungkit polemik UU Omnibus Law yang menutup celah Demokrat untuk melawan.

“Kita punya cerita tidak enak, ketika terjadi pembahasan UU Omnibus Law yang banyak kejanggalannya. Tiba-tiba pembahasan dibawa ke luar kota yang orang tidak tahu ke mana, di tengah-tengah malam, jam-jam tidak wajar, tiba-tiba diharuskan dalam 24 jam putus diketuk, produk tidak ada, tiba-tiba disahkan. Lalu, kita mau bicara mengangkat suara tidak boleh, mic dimatikan. Tiba-tiba jeger muncul dan hitungan jam. Setelah itu masa bodoh, yang penting ikut saja,” ujar AHY melalui keterangannya, dikutip Selasa (8/6).

“Saya tidak tahu apakah kemudian tiba-tiba wacana tiga periode ini, tiba-tiba juga diam-diam diselipkan, tiba-tiba langsung diketuk saja,” lanjutnya.


AHY Pamer Dibonceng Ridwan Kamil, Ruhut: Agar Rakyat Lihat Pasangan Ini Layak untuk Pilpres 2024

AHY mengaku selalu meminta kader Demokrat di Senayan untuk memantau wacana presiden tiga periode. Dia tak ingin kecolongan lagi seperti pengesahan UU Omnibus Law pada Oktober 2020.

“Kita hanya bisa mengingatkan dan mengingatkan, itu juga terkait bukan hanya DPR, tapi juga MPR RI. Kami punya seorang wakil ketua MPR RI, Syarif Hasan, misalnya, dan fraksi MPR RI dari partai demokrat, ketuanya Benny K Harman. Kami hanya bisa mengingatkan memantau, dan mengawasi jangan sampai tiba-tiba kecolongan, tiba-tiba kayak begitu lagi ketuk palu saja,” jelas dia.

Penghina Presiden Bakal Dijerat Pidana, KSP: Untuk Jaga Wibawa dan Kehormatannya

Halaman: 
Penulis : Iskandar