logo


Tetap Proses Laporan Haikal Hassan Terkait Batalnya Haji, Cyber Indonesia Singgung Nama Ahok

Husin mengatakan bahwa pihaknya melaporkan Haikal Hassan karena cuitannya terkait pembatalan ibadah haji dapat menimbulkan provokasi di masyarakat

8 Juni 2021 06:30 WIB

Haikal Hassan
Haikal Hassan Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Cyber Indonesia Husin Shihab membantah bahwa laporan yang pihaknya buat terkait cuitan Haikal Hassan di media sosial Twitter soal batalnya ibadah haji Indonesia 2021 ditolak oleh Bareskrim Polri. Ia menyebut pelaporannya belum diterima karena bukti yang dibawa belum lengkap.

"Nggak (ditolak) dong. Nggak ditolak. Hanya melengkapi barang bukti. Jadi saya dari sore sudah ke sini. Cuman kan kita dari tadi koordinasi dengan para ahli bahasa, pidana, dan siber, masih ada barang bukti yang belum lengkap," kata Husin Shihab di Bareskrim, Senin (7/6/2021).

Husin mengatakan bahwa pihaknya hanya membawa barang bukti berupa tangkapan layar cuitan Haikal Hassan. Sementara polisi meminta barang bukti berupa URL-nya, namun sayangnya URLnya tersebut belum ditemukan karena cuitan itu telah dihapus.


Beri Contoh Bantu Palestina, Haikal Hassan: Tidak Ada Unsur Riya atau Ingin Dipuji

"Ada barang bukti yang menurut penyidik siber... Kan itu kontennya dihapus. URL nya itu masih belum kita dapatkan. Nanti bisa kita cari dari kawan-kawan yang pernah share di Twitter-nya. Yang di-retweet biasanya kesimpan. Atau share di WA," ujarnya.

Husin mengatakan bahwa pihaknya melaporkan Haikal Hassan karena cuitannya terkait pembatalan ibadah haji dapat menimbulkan provokasi di masyarakat. Ia pun meminta agar proses hukum tetap dilanjutkan meski Haikal Hassan sudah meminta maaf.

Ia lantas bercermin dari kasus Ahok yang mana hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.

"Ya kan posisi warga negara ini sama di mata hukum. Dalam arti walaupun minta maaf, mana kasus-kasus seperti Ahok sudah minta maaf tetap diproses. Jangan karena mandang Ahok jadi minoritas, tapi nggak adil. Nggak sama. Kan semua masyarakat sama di mata hukum," pungkasnya.

Sebelumnya, Haikal Hassan mengaku heran dengan kebutusan pembatalan ibadah haji tahun 2021. Ia pun mempertanyakan alasan pemerintah mengambil keputusan tersebut.

"Baru pertama kali terjadi sejak ada NKRI dimana warga nya TIDAK bisa pergi haji. Apakah karena faktor terlalu dekat ke RRC? Apakah karena kezaliman thd HRS? Apakah karena dana haji dipaksa dipakai? Apakah MURNI alasan kesehatan? Apakah menunggu pengadilan akhirat saja?," tulis @haikal_hassan di Twitter.

 

Haikal Hassan Sebut Haji 2021 Batal karena RI-Cina Dekat, Ferdinand: Berhenti Menebar Kebencian!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati