logo


Ultimatum Semua Pekerja, OPM Bakal Tembak Mati Apabila Tak Tinggalkan Papua

Hal tersebut mengingat konflik di wilayah Papua kian memanas dalam beberapa hari waktu terakhir ini.

7 Juni 2021 08:09 WIB

Kelompok militer OPM.
Kelompok militer OPM. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengeluarkan ultimatum kepada semua warga negara Indonesia yang bekerja di Papua untuk segera meninggalkan Bumi Cndrawasih. Hal tersebut mengingat konflik di wilayah Papua kian memanas dalam beberapa hari waktu terakhir ini.

"Melihat situasi Konflik bersenjata di Kabupaten Puncak Papua, Intan Jaya dan Nduga, maka kami dari Pengendali Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM mengeluarkan peringatan tegas kepada semua imigran Indonesia yang mencari makan di negeri milik bangsa Papua agar segera tinggalkan wilayah konflik bersenjata," kata Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom dalam keterangan resmi, Minggu (6/6/2021).

Sebby mengatakan bahwa pekerja yang tidak mau meninggalkan Papua maka terpaksa akan ditembak mati. Ia mengatakan bahwa hal tersebut merupakan konsekuensi dari ultimatum yang pihaknya keluarkan.


TPNB-OPM Tabuh Genderang Perang di Ilaga, TNI Mengaku Siap Dimanapun Lokasinya

Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari TNI-Polri terkait ultimatum TPNPB-OPM itu.

Dketahui, TPNBM-OPM telah menabuh genderang perang terhadap aparat TNI-Polri di wilayah Ilaga, Puncak, Papua sejak beberapa pekan yan lalu. Konflik pun telah terjadi pada hari Jumat (28/5/2021) yang lalu, KKB telah membunuh Kepala Subsektor Oksamol, Briptu Mario Sanoy. Tidak hanya itu, KKB juga mencuri dua senjata laras panjang dan revolver dari markas polisi.

 

Kisah Tragis Pelajar Asli Papua Tewas di Tangan OPM

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×