logo


Dubes Jerman Bilang Sanksi AS atas Nord Stream 2 adalah Pelanggaran Hukum Internasional

Dubes Jerman untuk Rusia menyatakan bahwa pemerintah Jerman akan terus menentang keputusan AS menjatuhkan sanksi terhadap proyek Nord Stream 2

7 Juni 2021 09:30 WIB

Jalur pipa gas Rusia-Jerman Nord Stream 2
Jalur pipa gas Rusia-Jerman Nord Stream 2 istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Duta besar Jerman untuk Rusia, Geza Andreas von Geyr, mengatakan bahwa Berlin tidak akan mengubah sikap mereka terkait proyek jalur pipa gas Nord Stream 2, dan menyebut sanksi yang dijatuhkan oleh pemerintah AS terhadap semua pihak yang terlibat dalam pembangunan Nord Stream 2 merupakan pelanggaran undang-undang internasional.

"Negosiasi penting antara pemerintah Amerika Serikat dan Jerman tengah berlangsung saat ini, yang mana juga membahas mengenai topik Nord Stream 2," kata dubes Jerman tersebut dalam acara Forum Ekonomi Internasional St Petersburg.

"Tapi sikap kami pada masalah ini sangat jelas, dan tidak akan berubah: kami meyakini jika keamanan energi Eropa, begitu juga dengan kebijakan energi Eropa harus ditentukan oleh pihak Eropa saja, bukan oleh pihak asing," tambahnya.


Pemerintahan Myanmar yang Digulingkan Tak Lagi Percaya dengan ASEAN

Saat ditanya mengenai sanksi AS terkait proyek jalur pipa Rusia-Jerman tersebut, dubes Jerman mengatakan bahwa hal itu merupakan pelanggaran atas undang-undang internasional.

"Terkait sanksi, menurut kami itu adalah sebuah instrumen, sanksi ekstrateritorial, tidak dapat diberlakukan, mengingat hal tersebut melanggar hukum internasional," lanjutnya.

Untuk diketahui, Amerika Serikat selama ini sangat menentang proyek Nord Stream 2, dengan mengklaim jika proyek tersebut sangat berbahaya bagi keamanan Eropa. Guna menghentikan progres pembangunan Nord Stream 2, AS mulai menjatuhkan sanksi terhadap semua pihak atau perusahaan yang terlibat dalam proyek tersebut, dimana hal itu mendapat kecaman dari sejumlah negara Eropa.

Menlu Iran Sebut PM Israel Netanyahu Segera Masuk ke dalam Keranjang Sampah Sejarah

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia