logo


Menlu Iran Sebut PM Israel Netanyahu Segera Masuk ke dalam Keranjang Sampah Sejarah

Menteri Luar Negeri Iran mengaku sangat gembira dengan rencana pembentukan pemerintahan baru di Israel

7 Juni 2021 09:00 WIB

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Istimewa

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menyatakan sangat senang melihat Benjamin Netanyahu tersingkir dari jabatan perdana menteri Israel usai pemilu Israel dimenangkan oleh partai oposisi.

"Netanyahu telah bergabung dalam perjalanan yang memalukan dengan rekan-rekan anti Irannya, seperti (mantan penasihat keamanan nasional AS John) Bolton, (mantan Presiden AS) Trump, dan (mantan Menlu AS) Pompeo, masuk ke dalam keranjang sampah sejarah. Iran akan terus berdiri tegak. Takdir ini telah terjadi berulang kali untuk beberapa milenium bagi mereka yang memiliki keingininan untuk menghancurkan Iran. Sudah saatnya mengubah arah," tulis Zarif dalam postingan Twitternya.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mendesak semua anggota parlemen Israel yang berasal dari partai sayap kanan, Knesset, untuk menentang rencana pembentukan pemerintahan baru yang diajukan oleh ketua partai Yesh Atid, Yair Lapid, kepada Presiden Israel Reuven Rivlin, pada Rabu pekan lalu.

Yair Lapid memberitahu kepada Rivlin jika dirinya sudah berhasil menyusun sebuah pemerintahan koalisi baru yang dipimpin oleh Naftali Bennett untuk menggantikan pemerintahan Netanyahu.

Untuk diketahui, ribuan warga Israel juga sudah mendesak agar Netanyahu mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pemimpin pemerintahan, usai dinilai gagal dalam menangani situasi pandemi Covid-19 di Israel dan diduga terlibat dalam kasus korupsi, suap dan penggelapan dana.

Pemerintahan Myanmar yang Digulingkan Tak Lagi Percaya dengan ASEAN

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia