logo


Jokowi Dinilai Buat Dosa dengan Membatalkan Ibadah Haji, Partai Ummat: Istikharah-lah untuk Resign!

MS Kaban mengatakan bahwa pembatalan ibadah haji tahun 2021 tidaklah masuk akal

7 Juni 2021 05:30 WIB

Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Ummat, MS Kaban menilai Presiden Joko Widodo dan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qaumas tidak mampu memberangkatkan rakyatnya beribadah haji ke tanah suci. Ia menyebut ketidakmampuan tersebut hanya menjadi dosa para penguasa. Tak segan-segan, ia pun meminta agar keduanya mengundurkan diri sebagai seorang pemimpin.

"Presiden dan Menag tidak punya kemampuan berangkatkan rakyatnya sendiri. Kalau sudah tidak mampu, ngapain jadi penguasa hanya bikin dosa. Istikharah-lah untuk resign," kata MS Kaban seperti dilansir Suara.com, Minggu (6/6/2021).

MS Kaban mengatakan bahwa pembatalan ibadah haji tahun 2021 tidaklah masuk akal. Pasalanya, kata MS Kaban, Indonesia memiliki hubungan baik denganArab Saudi. Ia pun menilai bahwa Menteri Agama tidak memberikan manfaat kepada umat muslim Indonesia.


Rizal Ramli Duga Dana Haji Ditilap, Ruhut PDIP: Kapan Sembuh dari Fitnah Memfitnah?

"Ini keputusan yang tidak masuk akal, terlihat nyata Presiden Jokowi tidak memiliki sense of rukun Islam. Menag RI berkuasa tapi tidak bermanfaat untuk umat muslim," ujar Mantan Menteri Kehutanan itu.

"Hubungan kultural umat muslim Indonesia dengan pemerintahan Kerajaan Arab Saudi sepanjang sejarah NKRI cukup mesra harmonis," sambungnya.

Lebih lanjut, ia mendesak agar pemerintah Indonesia mencabut keputusan pembatalan ibadah haji tahun 2021. "Masih ada waktu Presiden Jokowi tinjau ulang keputusan batal haji 2021," tegasnya.

Menko PMK Sebut Jemaah Haji 2020 yang Batal Berangkat Akan Diprioritaskan Tahun Depan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati