logo


Dalam Memilih Kata, Novel PA 212 Dinilai Tidak Lebih Cerdas dari Anak SD

Ferdinand menilai Novel tak punya adab bertutur kata.

6 Juni 2021 07:00 WIB

Humas Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin
Humas Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin Antara/Sigid Kurniawan

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean menilai Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin tidak lebih cerdas dari pelajar sekolah dasar dalam bertutur kata.

Hal itu terkait kritik keras Novel atas program sertifikasi penceramah. Novel menyindir orang tak paham agama tapi bicara soal Islam semaunya, yang merujuk pada sosok Menag Yaqut Cholil Qoumas.

“Padahal anak SD saja lebih cerdas dari orang ini soal memilih kata. Lebih sopan, lebih beradab dan lebih berakal budi,” ujarnya di akun Twitter @FerdinandHaean3, dikutip Minggu (6/6).


Soal Rencana Ganjil Genap, Ferdinand Minta Anies Baswedan Urus Covid-19 Dulu

Sikap Novel yang kerap merendahkan orang lain juga dinilai cermin kehidupan yang kurang baik.

“Orang yang senang merendahkan orang lain dengan pola seperti ini, saya yakin hidupnya tak lebih baik dari yang dia rendahkan,” lanjut Ferdinand.

“Yang seperti ini hanya karena sirik org lain lebih diberkati,” tandasnya.

Terkait program sertifikasi pendakwah, Novel menyinggung adanya orang yang tidak mengerti agama tetapi bicara Islam sesuka hati.

“Bahkan membuat gaduh negara ini dengan pernyataan nyeleneh yang menyulut umat Islam. Bahkan diduga cuma lulusan SMA bisa mengatur agama maka kata Rasulullah tinggal tunggu kehancurannya saja,” kata Novel.

Haikal Hassan Sebut Haji 2021 Batal karena RI-Cina Dekat, Ferdinand: Berhenti Menebar Kebencian!

Halaman: 
Penulis : Iskandar