logo


PM Kanada Minta Komunitas Internasional Kompak Jatuhkan Tekanan terhadap China Jelang Olimpiade Beijing 2022

Justin Trudeau mengatakan bahwa China hanya akan mengubah sikapnya jika semua negara secara kompak menjatuhkan tekanan terkait dugaan pelanggaran HAM yang dialami oleh muslim Uighur di Xinjiang

5 Juni 2021 16:00 WIB

Justin Trudeau
Justin Trudeau Ist

OTTAWA, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau pada Jumat (4/6) mengatakan bahwa dengan terpilihnya Beijing menjadi tuan rumah penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin 2022, hal tersebut membuat komunitas internasional lebih mudah untuk menjatuhkan tekanan terhadap China terkait isu pelanggaran HAM.

Trudeau mengatakan bahwa China hanya akan mengubah sikapnya jika semua negara secara kompak menjatuhkan tekanan terkait dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh pemerintah China atas sejumlah komunitas minoritas di Xinjiang, termasuk muslim Uighur.

"Tekanan atas China dari komunitas internasional untuk saat ini....sangat tingi, khususnya menjelang Olimpiade Musim Dingin yang digelar di China pada tahun depan," kata Trudeau, dikutip Reuters.


Pakar Virus AS Minta China Rilis Rekam Medis Para Peneliti di Laboratorium Wuhan

"Sangat mudah bagi China...untuk mengelak dari tekanan yang dijatuhkan oleh sebuah negara saja, seperti dari Amerika Serikat. Tapi, saat komunitas global bersatu, hal itu membuat China mulai memperhitungkannya," tambahnya.

Sebelumnya, ketua DPR AS Nancy Pelosi pada bulan lalu juga sudah meminta AS untuk memboikot Olimpiade Musim Dingin 2022 Beijing. Seruan aksi boikot tersebut muncul sebagai bentuk protes negara-negara barat atas dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh sejumlah pejabat China terhadap etnis minoritas di Xinjiang, termasuk isu genosida muslim Uighur.

Pendatang dari Luar Negeri Diijinkan Masuk ke Perancis, Asalkan...

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×