logo


China dan Pakistan Siap Bantu Pemulihan Perdamaian di Afghanistan

Kementerian Luar Negeri China dan Pakistan menyatakan siap membantu pemulihan perdamaian di Afghanistan dengan meningkatkan kerja sama di bidang perekonomian dan perdagangan

4 Juni 2021 17:30 WIB

Presiden China Xi Jinping bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan
Presiden China Xi Jinping bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan istimewa

BEIJING, JITUNEWS.COM - China dan Pakistan menyatakan siap untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dengan Afghanistan dan membantu upaya pemulihan perdamaian di negara tersebut.

Hal itu disampaikan oleh menteri luar negeri China dan Pakistan dalam sebuah pernyataan tertulis usai digelarnya negosiasi trilateral dengan pemerintah Afghanistan secara virtual.

"China dan Pakistan menekankan dukungan kuat mereka bagi pemulihan perdamaian di Aghanistan dan menyatakan siap untuk meningkatkan pertukaran perekonomian dan perdagangan dengan Afghanistan serta membantu Afghanistan memperluas kesempatan mereka untuk pengembangan kemandiriannya," kata Kementerian Luar Negeri China dalam pernyataan tertulis, dikutip Sputniknews.


Washington Belum Dapatkan Akes untuk Hubungi Jurnalis AS yang Ditahan Junta Militer Myanmar

Ketiga diplomat juga mencatat bahwa proses pengembalian para pengungsi Afghanistan ke tanah air mereka dan reintegrasi mereka dengan masyarakat Afghanistan harus menjadi kesepakatan damai komprehensif antara pemerintah Afghanistan dengan kelompok militan Taliban.

"Semua pihak ... mengharapkan dan menyambut kembalinya Taliban ke kehidupan politik Afghanistan. Semua pihak menegaskan bahwa mereka tidak mendukung pembentukan pemerintah Afghanistan dengan bantuan angkatan bersenjata, mereka mendukung bahwa Afghanistan menjadi sebuah negara. negara merdeka, berdaulat, dan aman," tambahnya.

Kemenlu China dan Pakistan meminta semua pihak di Afghanistan untuk segera menyatakan gencatan senjata guna menghentikan tindak kekerasan yang sangat diperlukan dalam proses negosiasi damai antara pihak pemerintah Afghanistan dan kelompok militan Taliban.

Mereka menambahkan bahwa konflik internal di Afghanistan harus diselesaikan melalui proses negosiasi.

Mantan Direktur CDC AS Dapat Ancaman Pembunuhan Usai Sebut Covid-19 Berasal dari Laboratorium

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia