logo


Arab Saudi Belum Tentukan Kuota Haji 2021, PAN: Pembatalan Sepihak Jadi Polemik di Masyarakat

PAN sebut Kemenag harusnya komunikasi intensif dengan Arab Saudi terkait haji 2021

4 Juni 2021 12:55 WIB

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay mengaku heran dengan Kementerian Agama (Kemenag) yang membatalkan pemberangkatan ibadah haji tahun 2021, padahal Arab Saudi belum mengeluarkan instruksi terkait ibadah haji 2021.

"Semestinya dari awal Kementerian Agama melakukan komunikasi intensif dengan pihak Saudi. Dengan pembatalan sepihak yang dilakukan Kemenag tanpa berkomunikasi dengan Saudi, akan menimbulkan polemik dan juga memunculkan pandangan-pandangan spekulatif di tengah masyarakat," kata Saleh kepada wartawan, Jumat (4/6/2021).

Hal tersebut, ia sampaikan menanggapi surat Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia yang ditujukan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani. Ia mengatakan bahwa dalam surat tersebut, Arab Saudi belum memutuskan apa-apa terkait haji 2021.


Kadernya Gugat Jokowi, PAN: Kami Ingin Kedepankan Dialog untuk Mencapai Win Win Solution

"Dari surat yang beredar tersebut, ada pesan bahwa sesungguhnya pihak Saudi sangat terbuka untuk berdiskusi dan berkomunikasi dengan Indonesia," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai pembatalan haji tahun 2021 menjadi sangat krusial. Pasalnya, pembatalan haji tahun ini menjadi yang kedua kalinya karena pandemi Cvid-19. Ia menyebut antrian haji akan semakin panjang tanpa ada kejelasan dari pemerintah.

"Apakah ada jaminan akan berangkat tahun depan? Katanya akan berangkat tahun ini. Nyatanya, tidak juga. Lalu kapan?" tanyanya.

Pemerintah Batalkan Pemberangkatan Haji 2021, Cak Imin: Keselamatan Jiwa Jadi Prioritas

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati