logo


Pesawat Pembom B-52 Milik AS Terbang di Wilayah Udara NATO, Pesan untuk Rusia?

Pesawat pembom AS, B-52, menggelar misi penerbangan di wilayah udara negara anggota NATO pada pekan ini

3 Juni 2021 21:26 WIB

pesawat pembom AS B-52
pesawat pembom AS B-52 istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pesawat pembom B-52 milik Angkatan Udara Amerika Serikat baru-baru ini dilaporkan oleh CNN telah melakukan misi penerbangan diatas wilayah udara 30 negara anggota NATO, baik di Amerika Utara maupun di Eropa, dimana hal tersebut merupakan sebuah pesan peringatan untuk Rusia.

Misi penerbangan yang dilakukan pada Senin awal pekan ini merupakan bagian dari "Operasi Langit Sekutu" NATO yang melibatkan hampir seratus unit pesawat terbang militer dari 22 negara anggota NATO.

Kepada CNN, pilot B-52 Todd Berglund mengatakan bahwa mereka menggelar operasi "NATO di wilayah udara NATO".


Bertemu Pimpinan Junta Militer Myanmar, Palang Merah Internasional Desak Aksi Kekerasan terhadap Warga Sipil Dihentikan

"Kami hanya mencoba memastikan bahwa kami bisa menggelar misi aliansi tersebut dan mereka (negara anggota NATO lainnya) dapat melakukan apapun yang mereka perlu lakukan," kata Berglund.

Sementara itu, dalam pernyataan tertulis, Jenderal Jeff Harrigan, komandan Angkatan Udara NATO, dan Pasukan AU AS di Eropa, menjelaskan bahwa misi pesawat pembom B-52 mendemonstrasikan "kredibilitas pasukan NATO untuk menghadapi isu keamanan global yang semakin tidak menentu.

"Misi yang digelar ini merupakan demonstrasi yang sangat bagus dari superioritas udara NATO dan menunjukkan bahwa tidak ada tantangan yang tidak dapat kita lalui jika kita tetap bersama," kata Jeff Harrigan.

 

Dukung Proyek Nord Stream 2, Kanselir Austria: Ini Sesuai dengan Kepentingan Ekonomi Kami

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia