logo


Progres Negosiasi Nuklir Iran-AS Lambat, Delegasi AS Balik ke Washington Akhir Pekan Ini

Wakil juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jalina Porter mengatakan bahwa delegasi AS akan melanjutkan proses negosiasi dengan kecepatan yang benar-benar tepat untuk mengatasi pentingnya masalah

3 Juni 2021 17:00 WIB

Iran-AS
Iran-AS CGTN

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Wakil juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jalina Porter dalam konferensi pers pada Rabu (2/6) mengatakan bahwa AS masih berupaya untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir Iran atau Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

“[Utusan Khusus AS untuk Iran Robert] Malley ada di Wina, dia akan segera kembali ke Washington. Pembicaraan sedang berlangsung dan mereka akan melanjutkan dengan kecepatan yang benar-benar tepat untuk mengatasi pentingnya masalah yang saat ini dibahas,” kata Porter dikutip Sputniknews.

Dia menambahkan bahwa Malley akan kembali ke Washington untuk konsultasi dengan sejumlah pejabat pemerintah AS pada akhir pekan ini.


Otoritas Layanan Kapal Ferry AS Jadi Sasaran Serangan Hacker

Awal pekan ini, negosiator utama Iran, Abbas Araqchi, mengatakan bahwa putaran kelima pembicaraan itu berjalan dengan sulit tetapi bukan menjadi yang terakhir.

Sejak April, Wina telah menjadi lokasi negosiasi antara AS, Iran dan semua pihak yang menandatangani perjanjian JCPOA, serta pertemuan informal dalam format yang berbeda. Sementara putaran kelima pembicaraan sudah dimulai sejak Mei lalu.

Seperti diketahui, Iran mulai melakukan sejumlah penyimpangan terhadap aturan kesepakatan JCPOA, yakni dengan meningkatkan penggunaan kadar uranium dalam fasilitas nuklir mereka. Hal tersebut dilakukan usai Presiden Donald Trump membawa AS keluar dari perjanjian nuklir pada 2018 dan mulai menjatuhkan sanksi terhadap Iran.

Setelah terpilih sebagai Presiden AS menggantikan posisi Donald Trump, Joe Biden berencana membawa AS kembali masuk ke perjanjian JCPOA, dimana AS harus melakukan negosiasi dengan Iran terlebih dahulu untuk itu.

Tindak Kekerasan terhadap Petugas Medis di India Semakin Meningkat

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia