logo


Puan Laris Manis Jelang Pilpres 2024, Pengamat: Haram Bicara Capres dari PDIP Ganjar Pranowo

Laris manisnya Puan menjelang Pilpres 2024 karena faktor partainya yakni PDIP sebagai partai pemenang pemilu dua periode berturut-turut.

2 Juni 2021 10:14 WIB

Ketua DPR RI, Puan Maharani
Ketua DPR RI, Puan Maharani Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno turut menanggapi seringnya Puan Maharani dipasang-pasangkan dengan sejumlah pejabat dan politisi untuk maju di Pilpres 2024. Menurutnya, laris manisnya Puan menjelang Pilpres 2024 karena faktor partainya yakni PDIP sebagai partai pemenang pemilu dua periode berturut-turut.

"Karena faktor PDIP sebagai partai penguasa dan pemenang pemilu 2 periode berturut-turut, wajar kemudian Puan disorongkan laris manis untuk diduetkan dengan jagoan sejumlah partai karena melihat ambang batas presiden ini 20%," kata Adi Prayitno seperti dilansir detikcom, Selasa (1/6/2021).

"Maka sangat realistis kalau kemudian mengincar PDIP ini sebagai partner koalisi," sambungnya.


Masa Jabatan Tak Lama Lagi, Gubernur Anies Baswedan Harus Tetap Jadi Magnet Publik

Adi menilai bahwa seringnya Puan disodorkan dengan sejumlah pejabat dan politisi untuk maju di Pilpres 2024 memberi kesan bahwa calon presiden dari PDIP bukan Ganjar Pranowo.

"Kedua ada ada opini yang berkembang pasca kasus Ganjar Pranowo itu seakan-akan bahwa haram hukumnya bicara capres dari PDIP itu Ganjar pranowo, tetapi Puan Maharani, ada semacam kesan begitu ya," jelas Adi.

Diketahui, nama Puan Maharani akhir-akhir ini sering dipasangkan dengan Prabowo Subianto, Anies Baswedan, maupun  Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk maju di Pilpres 2024. Meski Demikian, Adi berpendapat bahwa duet Puan-Prabowo lah yang paling memungkinkan.

"Kalau diranking apakah Puan berpasangan dengan Prabowo atau Cak Imin, itu ranking pertama tentu dengan Prabowo, ranking kedua dengan Anies, ranking ketiga dengan Cak Imin," ucap Adi.

 

Natalius Pigai: Hanya Prabowo & Airlangga yang Kompeten Jadi Presiden 2024

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati