logo


1.271 Pegawai KPK Resmi Dilantik Jadi ASN, Ferdinand: Ayo Usut Korupsi APBD DKI Jakarta!

Klaim ratusan yang ikut menolak tidak terbukti.

2 Juni 2021 04:00 WIB

Ferdinand Hutahaen.
Ferdinand Hutahaen. rmol.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua KPK Firli Bahuri resmi melantik 1.271 pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (1/6).

Angka itu merupakan jumlah pegawai yang dinyatakan lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status menjadi ASN.

Terkait hal itu, pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean menyebut klaim pegawai KPK menolak pelantikan tersebut hanya bualan. Sebab, pelantikan pegawai KPK yang lolos TWK tetap berjalan sesuai rencana.


Ungkap TWK, Mantan Jubir KPK Sebut Pegawai Diminta Pilih Alquran atau Pancasila

“Jadi klaim-klaim ratusan yang ikut menolak tidak terbukti, bahwa seluruh yang lulus sekarang resmi jadi ASN,” ujarnya di akun Twitter @FerdinandHaean3, dikutip Rabu (2/6).

Mantan politisi Partai Demokrat ini lantas berharap KPK tak larut dalam polemik TWK. Menurutnya, KPK harus segera mengusut kasus korupsi APBD DKI Jakarta.

“Ayo usut korupsi APBD DKI Jakarta!,” tegasnya.

Sebelumnya, ada klaim yang menyebut sebanyak 693 pegawai KPK meminta penundaan pelantikan menjadi ASN. Jumlah itu hampir setengah dari total pegawai KPK yang lolos TWK, yakni 1.271 orang.

Persilakan Novel Baswedan Nglamar KPK Lagi, Denny Siregar: Lowongan OB Masih Terbuka Lebar

Halaman: 
Penulis : Iskandar