logo


Digitalisasi Pelaku UMKM di Bali, Kominfo Siapkan Program Stimulan DTS 2021

Kominfo mempersiapkan talenta digital untuk masuk ke pasar kerja dan menyediakan alih kompetensi dengan memanfaatkan teknologi digital.

31 Mei 2021 15:54 WIB

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kominfo, Hary Budiarto
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kominfo, Hary Budiarto kominfo.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan bisa mendorong digitalisasi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Bali. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kominfo, Hary Budiarto, menyatakan telah menyiapkan program stimulan pelatihan Digital Talents Scholarship 2021.

“Kami berharap bekerja sama dengan kampus untuk meningkatkan talenta digital. Untuk di Bali kita berharap Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali (ITB STIKOM) bisa membantu 50% UMKM di Bali bisa terdigitalisasi. Artinya semua bisnis mereka masuk ke digital,” ungkapnya dalam Webminar Stikomers Business & Career Talks: Digital Talent Scholarship & Personal Development Plans yang berlangsung virtual, dari Bekasi, Sabtu (29/05/2021).

Kepala Badan Litbang SDM menyatakan untuk mewujudkan hal itu, Kementerian Kominfo menyediakan Program Digital Talent Scholarship. “Tujuan program DTS untuk memberikan  beasiswa kepada talenta digital, mempersiapkan talenta digital untuk masuk ke pasar kerja dan menyediakan alih kompetensi dengan memanfaatkan teknologi digital,” jelasnya.


Jaringan 5G, Menteri Johnny: Menyongsong Indonesia Terkoneksi, Semakin Digital, Semakin Maju

Sebagai salah satu upaya menyiapkan talenta digital, Hary Budiarto menjelaskan Program DTS 2021 akan melatih peserta dengan keterampilan teknologi yang menjadi tumpuan di era industri 4.0.

“Kita berupaya mengembangkan talenta digital yang berdaya saing dan berkarakter dan tentu menguasai teknologi terkini seperti kecerdasan artifisial, IoT, analisis big data dan cloud computing,” jelasnya.

Mengutip arahan Presiden Joko Widodo, Kepala Badan Litbang SDM menyatakan target Indonesia Digital yang harus diwujudkan pada tahun 2024.  “Berdasarkan arahan Presiden, kita 2024 kita harus memasuki Indonesia Digital. Bagaimana bisa menambah 1 persen pertumbuhan ekonomi, dengan meningkatkan sebanyak 5 ribu startup digital. Menyediakan 2,5 juta lapangan pekerjaan baru di dunia digital dan 600 ribu talenta digital,” jelasnya.

Program DTS tahun ini menargetkan bisa melatih 600 ribu orang di seluruh Indonesia. Program DTS dimulai tahun 2018 dengan peserta sebanyak 1000 orang.

“Tahun 2019 sebanyak 25 ribu orang peserta. Pada tahun 2020 sebanyak 60 ribu peserta dan taget tahun 2021 kita berharap bisa mencapai 100 ribu,” jelas Hary Budiarto.

Untuk melaksanakan Program DTS 2021, Kepala Badan Litbang SDM menegaskan kebutuhan untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk universitas. “Tanpa kerja sama dengan universitas tidak mungkin dilakukan untuk bisa menjangkau masyarakat di seluruh wilayah indonesia,” tuturnya.

Bangkitkan Ekonomi Masyarakat di Masa Covid-19, Kominfo Siapkan Beragam Pelatihan

Halaman: 
Penulis : Iskandar