logo


Sepakat TWK Tak Jadi Dasar Penonaktifan Pegawai KPK, AHY: Kebenaran Akan Terkuak

AHY sebut pernyataan dalam TWK tidak menjadi persoalan apabila menjadi evaluasi internal saja

31 Mei 2021 04:30 WIB

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku sepakat dengan Presiden Joko Widodo yang meminta tes wawasan kebangsaan (TWK) tidak menjadi dasar pemberhentian pegawai KPK. Ia pun meyakini bahwa kebenaran dalam polemik TWK KPK akan terkuak.

"Nah ini nggak boleh, pada akhirnya akan mengetahui, kebenaran akan terkuak. Saya selalu meyakini kebenaran cepat atau lambat akan mencari jalannya sendiri, begitu pula dengan keadilan," kata AHY dalam keterangannya, Minggu (30/5/2021).

AHY turut menanggapi sejumlah pertanyaan dalam tes tersebut yang dinilainya terlalu ke ranah privasi. Menurutnya, pernyataan dalam TWK tidak menjadi persoalan apabila menjadi evaluasi internal saja, namun tidak menjadi dasar penonaktifan pegawai KPK.


Koruptor Dibina Pegawai Ditendang, Febri Diansyah ke KPK: Logika Woy!

"Saya rasa tidak relevan kalau untuk mengetahui kepribadian seseorang, karakter dan lain sebagainya wajar-wajar saja, tapi jangan sampai kemudian menjadikan itu sebagai penentu apakah dia fit atau tidak untuk menjadi petugas di KPK," ujarnya.

Lebih lanjut, putra sulung mantan Presiden Susil Bambang Yudhoyono (SBY) itu meminta agar penanganan kasus korupsi diselesaikan dengan pembangunan karakter yang baik. Menurutnya, penanganan kasus korupsi tidak bisa diselesaikan hanya dengan menunjuk siapa yang bersalah.

"Character building, berkali-kali kita sering menyampaikan pendidikan itu bukan hanya intelektual tapi juga karakter. Jadi ada integritas, integrity itu penting termasuk kejujuran dan sifat amanah," tegasnya.

Apresiasi Ucapan Hasto, Ruhut: Ngapain Kader-kader PD Kebakaran Jenggot

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati