logo


Lukashenko Sudah Berikan Informasi Detail soal Insiden Pesawat Ryanair kepada Putin

Presiden Belarus Alexander Lukashenko sudah memberitahu Presiden Rusia mengenai semua informasi terkait insiden pendaratan darurat pesawat Ryanair rute Athena-Vilnius pada pekan lalu

30 Mei 2021 05:17 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko
Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko Al Jazeera

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Juru bicara pemerintah Rusia pada Sabtu (29/5) mengatakan bahwa Presiden Belarus Alexander Lukashenko telah memberitahukan semua informasi detail terkait insiden pendaratan darurat pesawat Ryanair untuk menangkap salah satu jurnalis yang merupakan tokoh oposisi Lukashenko, Roman Protasevich, kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Presiden Lukashenko telah memberitahu Presiden Rusia secara detail mengenai apa yang terjadi kepada pesawat Ryanair," kata Dmitry Peskov dalam konferensi pers.

Pasca insiden tersebut, Uni Eropa menghimbau semua maskapai penerbangannya untuk tidak melintasi wilayah udara Belarus untuk mencegah terjadinya insiden serupa yang dialami oleh pesawat Ryanair rute penerbangan Yunani-Lithuania pada pekan lalu, dimana pesawat tersebut dipaksa melakukan pendaratan darurat atas permintaan ATC Belarus karena ada laporan ancaman bom yang kemudian tidak terbukti.


Irlandia Wajibkan Sertifikat Vaksin Covid-19 sebagai Dokumen Perjalanan Internasional

"Situasi tersebut memerlukan sebuah proses investigasi yang konstruktif dan menyeluruh, tanpa adanya kesimpulan yang gegabah," kata Peskov.

"Dan (pendekatan) emosi negara-negara Uni Eropa yang gegabah justru menunjukkan bahwa mereka tidak berupaya untuk mengklarifikasi situasi yang sebenarnya terjadi," tambahnya.

Saat ditanya oleh wartawan apakah Moskow dapat mengklarifikasi apakah kelompok militan Palestina, Hamas, benar-benar berada di balik ancaman bom terhadap pesawat Ryanair tersebut, Peskov menjawab:

"Saya tidak bisa menjawabnya. Kita berbicara mengenai sebuah ancaman serangan teroris, ancaman peledakan. Ini adalah sebuah isu yang harus melibatkan pasukan khusus."

Bashar Assad Menang Pilpres, Iran Akan Tingkatkan Kemampuan Pertahanan Suriah

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia