logo


Terjadi Kenaikan Kasus Covid-19, Satgas: Alarm Keras

Wiku menyebut kenaikan okupansi RS rujukan di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan DIY.

28 Mei 2021 19:45 WIB

Wiku Adisasmito
Wiku Adisasmito Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan bahwa terjadi peningkatan keterpakaian tempat tidur rumah sakit (okupansi) rujukan Covid-19.

"Pada tanggal 20 Mei jumlah keterpakaian tempat tidur ruang isolasi di seluruh RS rujukan Covid-19 di Indonesia adalah 20.560 tempat tidur. Namun jumlah meningkat menjadi 23.488 tempat tidur pada tanggal 26 Mei," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (28/5).

Wiku menyebut kenaikan okupansi RS rujukan di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan DIY.


Sindir Laporan Kemenkes Berupa Data Tanpa Penanganan, Golkar: Sudah Berubah Jadi Konsultan?

"DKI Jakarta mengalami kenaikan 23,7% dari yang sebelumnya pada 21 Mei sebesar 3.108 menjadi 3.846 tempat tidur isolasi terisi pada tanggal 26 Mei. Jawa Barat mengalami kenaikan 20,3% dari yang sebelumnya pada 20 Mei sebesar 3.003 menjadi 3.615 tempat tidur isolasi terisi pada tanggal 26 Mei," jelasnya.

Jawa Tengah mengalami kenaikan 23,13% dari 20 Mei sebesar 2.567 menjadi 3.161 tempat tidur isolasi terisi pada tanggal 26 Mei. Banten mengalami kenaikan 21,2%. Sedangkan DIY mengalami kenaikan 18,8%.

Wiku mengatakan kenaikan kasus Covid-19 ini merupakan alarm keras.

"Ini adalah alarm keras untuk kita semua. Terutama untuk provinsi-provinsi yang berada di Pulau Jawa," ujar Wiku.

Jelang Olimpiade Tokyo, Jepang Perpanjang Status Darurat Covid-19

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata