logo


Sindir Laporan Kemenkes Berupa Data Tanpa Penanganan, Golkar: Sudah Berubah Jadi Konsultan?

Tracing dan testing yang dilakukan masih rendah, namun tidak tersampaikan dalam laporan.

28 Mei 2021 08:00 WIB

rapat paripurna DPR sepi
rapat paripurna DPR sepi detikNews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi IX DPR Fraksi Partai Golkar Dewi Asmara mengkritik laporan Kementerian Kesehatan (Kemenskes) terkait penanganan Covid-19 yang beruapa data dan grafik. Menurutnya, laporan tersebut tidak jelas menggambarkan bagaimana penanganan yang akan diambil untuk menekan kasus Covid-19.

"Kementerian (laporan) hanya data-data dan chart seperti ini, tidak menggambarkan (penanganan). Mitra lain beri paparan dengan jelas. Kecuali Kemenkes sudah berubah jadi konsultan, ngasihnya ke kita grafik dan data, lalu suruh ngolah sendiri, mikir sendiri," kata Dewi rapat kerja Komisi IX DPR dengan Kementerian Kesehatan di Gedung DPR, Kamis (27/5/2021).

"Saya nggak tahu apa supaya dibuat kita nggak begitu mengerti atau memang ada instruksi supaya semakin jauh hubungan eselon dengan Komisi IX?" sambungnya.


Desak Jokowi Terbuka soal Penanganan Covid-19, Demokrat: Rakyat Bosan dengan Janji...

Lebih lanjut, Dewi menyinggung terkait upaya tracing dan testing yang dilakukan pemerintah. Ia menyebut tracing dan testing yang dilakukan masih rendah, namun tidak tersampaikan dalam laporan.

Dewi mengungkapkan bahwa berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, jumlah pemeriksaan PCR mencapai 28 ribu perhari. Dari seluruh laboratorium yang mengolah hasil pemeriksaan PCR hanya 52 persen yang melaporkan ke pemerintah. Padahal, kata Dewi, jumlah laboratorium sudah meningkat 54 persen.

"Jadi lucu, jumlah lab PCR bertambah tapi yang lapor tiap hari naik turun. Hanya berkisar 52 persen dan ini sumber data dari BNPB. Ini data yang salah apa kurang koordinasi? Kalau hanya chart-chart gini kan nggak tergambar," tuturnya.

"Jumlah testing seperti ini kan menyebabkan seakan-akan kasus covid-19 ini landai atau naik sedikit. Padahal bukan landai atau naik sedikit, tapi karena yang melaporkan hanya 52 persen," pungkasnya.

Masyarakat Berperan Penting untuk Tekan Jumlah Kasus Covid-19

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati