logo


Eggi Sudjana Cs Tuntut Presiden Jokowi Mundur, Ruhut: Mestinya yang Kau Gugat Prabowo dan Sandi!

Ruhut menilai Eggi Cs menggugat Prabowo-Sandiaga yang kini merapat ke pemerintahan Presiden Jokowi.Ruhut menilai Eggi Cs menggugat Prabowo-Sandiaga yang kini merapat ke pemerintahan Presiden Jokowi.

25 Mei 2021 19:45 WIB

Ruhut Sitompul.
Ruhut Sitompul. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politikus PDIP Ruhut Sitompul merespons langkah Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), yang diketuai Eggi Sudjana, yang mendesak Presiden Joko Widodo untuk meletakkan jabatannya. Dia menilai gugatan itu salah sasaran.

“Eggi Sudjana nggak salah nie gugat minta Pak Joko Widodo pemenang Pilpres mundur ha ha ha, penyakit kau kumat lagi,” ujarnya di akun Twitter @ruhutsitompul, dikutip Selasa (25/5).

Ruhut menyebut Eggi seharusnya menggugat mantan Capres-Cawapres 2019, Prabowo-Sandiaga yang kini merapat ke pemerintahan Presiden Jokowi.


Hasil Survei ARSC: Prabowo, Megawati, dan AHY Dinilai Layak Jadi Capres 2024

“Mestinya yang kau gugat Prabowo dan Sandi karena mereka yang kau dukung sekarang menjadi pendukung setia Pak Jokowi,” lanjut mantan politisi Partai Demokrat itu.

Menurut Ruhut, Jokowi merupakan pilihan rakyat. “Pening aku yang  didukung rakyat kau gugat,” tuntasnya.

Diketahui, TPUA menggugat Jokowi untuk mundur dari posisinya sebagai Presiden RI. Dilansir dari laman PN Jakpus, gugatan itu terdaftar dengan nomor 266/Pdt.G/2021/PN Jkt.Pst, dengan Penggugat Muhidin Jalih dan Tergugat Presiden Jokowi.

Dalam daftar penggugatnya, nama Eggi Sudjana juga tercantum. Dia berposisi sebagai Ketua TPUA.

Berikut petitium Penggugat:

1. Menuntut TERGUGAT untuk menyatakan secara terbuka di publik pengunduran dirinya selaku Presiden RI.

2. Menerima gugatan perbuatan melawan hukum secara materiel dalam fungsinya positif ini.

3. Mengabulkan seluruh gugatan ini.

4. Menyatakan TERGUGAT melakukan perbuatan melawan hukum dalam fungsinya positif atau melakukan perbuatan tercela atau perbuatan tidak patut atau perbuatan tak terpuji.

5. Menghukum TERGUGAT untuk membuat pernyataan tertulis di muka publik atas kesalahan tersebut, yaitu melakukan perbuatan tercela atau perbuatan tidak patut atau perbuatan tak terpuji.

Minta Rakyat Bersabar Nantikan Capres dari PDIP, Ruhut Sitompul Yakin Megawati Bakal Tugaskan Kader Terbaik

Halaman: 
Penulis : Iskandar