logo


Sri Mulyani: Dana Daerah Lebih Banyak Dipakai untuk Belanja Pegawai Ketimbang Menolong Masyarakat

Penggunaan APBD saat ini belum seirama dengan APBN yang mengutamakan keperluan masyarakat.

25 Mei 2021 16:15 WIB

Menteri Keuangan, Sri Mulyani
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Kemenkeu

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai realisasi APBD belum digunakan dengan semestinya. Pasalnya,  belanja daerah lebih banyak dipakai untuk belanja pegawai ketimbang menolong masyarakat.

Selain itu, Sri Mulyani menemukan banyaknya dana yang masih tersimpan di bank. Menurutnya, dana tersebut seharusnya segera dialirkan untuk kepentingan rakyat.

“(Dana daerah) lebih banyak untuk belanja pegawainya daripada menolong kepada masyarakat, atau belanja-belanja yang memang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA, Selasa (25/5).


Sri Mulyani dan Luhut Pandjaitan Pantas Diganti, Jokowi Berani Tidak?

"Atau dananya yang sudah ditransfer masih masuk dalam simpanan Pemda di perbankan yang mencapai Rp 194,54 triliun ini naik 3 bulan berturut-turut makin tinggi,” jelasnya.

Sri Mulyani membeberkan, penggunaan APBD saat ini belum seirama dengan APBN yang mengutamakan keperluan masyarakat.

“Jadi APBD belum bekerja secara sinkron dan optimal seiring dan seirama dengan APBN yang melakukan actionnya untuk membantu masyarakat,” kata dia.

Sebelumnya, Sri Mulyani mengutarakan realiasi belanja daerah hingga April 2021 mencapai Rp 143,89 triliun atau 12,7% dari APBD.

RAPBN 2022 Harus Antisipasi Ketidakpastian Pandemi dan Fokus Tingkatkan Penghasilan Rakyat

Halaman: 
Penulis : Iskandar