logo


Gagal Retas Sistem Keamanan Tesla, Pria Asal Rusia Ini Bakal Segera Dideportasi dari AS

Egor Kriuchkov terbukti bersalah atas upaya peretasan sistem jaringan Tesla. Ia harus menyelesaikan hukuman penjara sepuluh bulan dan akan segera dideportasi dari AS.

25 Mei 2021 11:05 WIB

Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat, Tesla
Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat, Tesla Al Jazeera

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Pengadilan Distrik Reno, Negara Bagian Nevada, Amerika Serikat pada Senin (24/5) memutuskan akan mendeportasi seorang warga Rusia setelah ia sudah menjalani masa tahanan selama sepuluh bulan usai terbukti bersalah melakukan skandal serangan siber terhadap produsen kendaraan listrik Tesla, yang melibatkan seorang karyawan perusahaan tersebut.

Egor Igorevich Kriuchkov, diketahui telah membayar seorang pegawai Tesla dengan uang sebanyak USD 500 ribu untuk menginstal malware ke dalam sistem jaringan di salah satu fasilitas pabrik baterai milik perusahaan Elon Musk tersebut yang berlokasi di wilayah Negara Bagian Nevada. Aksi tersebut ia lakukan untuk mencuri informasi rahasia perusahaan Tesla.

Dalam persidangan yang digelar secara virtual, Egor menyampaikan permintaan maafnya usai Hakim Miranda Du mengatakan bahwa upaya peretasan yang dilakukan oleh Egor tersebut gagal dimana sistem keamanan Tesla berhasil memblokir walware yang ia tanam tersebut.


Polandia Bakal Jadi Negara NATO Pertama yang Beli Drone Militer dari Turki

"Saya minta maaf atas keputusan saya. Saya menyesalinya," kata Kriuchkov melalui seorang intepreter.

"Saya paham itu adalah keputusan yang salah," tambah Kriuchkov yang telah ditangkap di Los Angeles pada Agustus lalu.

Atas aksinya tersebut, Ia dijatuhi hukuman penjara selama sepuluh bulan dan harus membayar denda hingga USD 14.825. Kriuchkov juga harus segera meninggalkan Amerika Serikat setelah masa tahanannya berakhir dan diancam hukuman penjara selama tiga tahun jika nekat kembali ke wilayah AS.

Rusia Ingatkan Erdogan untuk Jaga Jarak dengan Ukraina

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia