logo


Pemerintah India Belum Berikan Bantuan untuk Pengungsi Myanmar di Mizoram

Pemerintah negara bagian Mizoram mengatakan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat permohonan bantuan kepada pemerintah pusat India terkait meningkatnya jumlah pengungsi asal Myanmar

23 Mei 2021 07:45 WIB

Negara bagian Mizoram di India yang berbatasan langsung dengan Myanmar
Negara bagian Mizoram di India yang berbatasan langsung dengan Myanmar istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penasihat Gubernur negara bagian Mizoram, India, C Lalramzuva mengatakan bahwa jumlah warga Myanmar yang menyeberang ke wilayahnya semakin meningkat setiap harinya sejak pihak junta militer Myanmar mengambil alih pemerintahan melalui aksi kudeta pada 1 Februari lalu

"Saya sudah memverifikasinya dari sejumlah pejabat di negara bagian dan saya bisa memberitahu anda bahwa jumlah orang yang menyeberang ke wilayah Mizoram semakin meningkat setiap harinya. Sekitar 20 ribu orang dari Myanmar sudah datang ke Mizoram sejak perbatasan India-Myanmar masih longgar. Pada 11 Mei, kami mencatat ada sekitar 15.468 pengungsi tapi jumlah tersebut telah meningkat dalam waktu sepuluh hari terakhir dan kini sudah menembus 20 ribu," katanya dalam sebuah wawancara dengan Sputniknews.

Ia menambahkan bahwa banyak dari para pengungsi asal Myanmar tersebut yang terinfeksi virus Covid-19 dimana mereka yang sakit atau menunjukkan gejala langsung dirawat di fasilitas perawatan khusus Covid-19.


Moskow Ingin Undang Elon Musk untuk Bahas soal Rencana Pembangunan Pabrik Tesla di Rusia

Ia menjelaskan bahwa masyarakat Mizoram tidak dapat menolak untuk membantu para pengungsi karena adanya persamaan etnis dan sejumlah lembaga non-pemerintah di Mizoram secara sukarela memberikan bantuan untuk mencukupi kebutuhan para pengungsi asal Myanmar tersebut.

"Pemerintah (negara bagian) tidak secara langsung memberikan bantuan kepada para pengungsi, dan pemerintah federal India sejauh ini belum melakukan apapun untuk membantu mereka. Sehingga lembaga LSM lokal terpaksa turun tangan," imbuhnya.

Ia juga mengatakan bahwa gubernur negara bagian Mizoram sudah mengirimkan surat permohonan bantuan kepada pemerintah pusat India.

"Pemerintah federal sejauh ini belum memberikan bantuan atau bantuan finansial," tukasnya.

AS Cabut Sanksi Nord Stream 2, Jerman: Langkah yang Tepat

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia