logo


Kominfo: Layanan Internet di Jayapura Sudah Pulih

Masyarakat Jayapura sudah bisa menggunakan layanan internet.

22 Mei 2021 18:16 WIB

Dedy Permadi
Dedy Permadi Kominfo

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi, mengatakan bahwa masyarakat Jayapura sudah bisa menggunakan layanan internet.

"Per 20 Mei 2021, masyarakat di Jayapura sudah bisa menggunakan layanan internet dari TelkomGroup secara menyeluruh, baik fixed broadband Indihome maupun mobile broadband Telkomsel, pasca putusnya sistem komunikasi kabel laut Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) ruas Biak-Jayapura pada 30 April 2021 yang diduga disebabkan oleh faktor alam," ujar Dedy seperti dikutip dari keterangan pers, Sabtu (22/5).

"Aktifnya kembali layanan internet dan suara dari TelkomGroup ditunjang oleh pemanfaatan link satelit 2.662 Mbps, radio long haul Palapa Ring Timur 500 Mbps, dan radio long haul Sarmi-Biak 1.600 Mbps, dengan total kapasitas bandwidth 4,7 Gbps," lanjutnya.


279 Juta Data Bocor Diduga dari BPJS Kesehatan, Kominfo Blokir 2 Situs Unduh Data Ini

Dedy mengatakan layanan internet juga sudah aktif di Instansi Publik Jayapura. Masyarakat bsia mengakses internet secara gratis di beberapa lokasi.

"Layanan internet di Instansi Publik di Jayapura juga telah aktif, antara lain di rumah sakit, Diskominfo, TNI dan Kepolisian, BKMG, sekolah, kampus, Pemkot dan Pemprov Papua serta instansi lainnya. Masyarakat juga dapat mengakses internet gratis di beberapa titik, seperti Kandatel Sentani, Kandatel Abepura, Telkom STO 1 Jayapura, dan Telkom BaseG, sementara jurnalis dapat memanfaatkan media center di Kantor Witel Papua," jelasnya.

Dedy mengatakan bahwa Kominfo telah mengirimkan surat kepada TelkomGroup guna memastikan penjaminan perlindungan konsumen bagi pelanggan.

"Kementerian Kominfo telah mengirimkan surat kepada TelkomGroup untuk kepastian penjaminan perlindungan konsumen bagi pelanggan yang telah membayar atau berlangganan paket selama masa putusnya layanan internet dan suara. Hal ini dilakukan untuk melindungi hak-hak masyarakat atas layanan telekomunikasi," katanya.

"Pada 19 Mei 2021, kapal khusus yang membawa tim ahli telah diberangkatkan dari Makassar ke Jayapura untuk melakukan penyambungan kabel yang berada di kedalaman 4.050m tersebut, dengan target penyelesaian minggu awal Bulan Juni 2021," pungkasnya.

Data 279 Juta Peserta Bocor, Kominfo: Langkah Pengamanan Data Akan Dilakukan oleh BPJS

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata