logo


Merasa Diperlakukan Bak Tahanan Teroris, Rizieq Shihab: Ini Jelas Pembunuhan Karakter

Rizieq mengatakan bahwa dirinya sempat diisolasi total sendirian dalam sel tahanan yang digembok selama 24 jam.

20 Mei 2021 15:00 WIB

Habib Rizieq Shihab
Habib Rizieq Shihab Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Terdakwa kasus kerumunan Petamburan, Rizieq Shihab mengaku dirinya diperlakukan seperti tahanan teroris selama menjalani tahanan sementara pada satu bulan pertama. Ia mengatakan bahwa dirinya sempat diisolasi total sendirian dalam sel tahanan yang digembok selama 24 jam.

"Kasus saya hanya soal Pelanggaran Prokes tapi diperlakukan seperti Tahanan Teroris," ujar Rizieq saat pembacaan pledoi di Pengadilan Negeri, Jakarta Timur, Kamis (20/5/2021).

Rizieq juga bercerita bahwa petugas dilarang menyapanya kecuali hendak salat Jumat. Bahkan, kata Rizieq, keluarga dan tim dokternya dari Tim Mer-C dilarang menjenguknya.


Sidang Kasus Penganiayaan, Habib Bahar Mestinya Malu Ngaku Cucu Nabi

"Serta tidak boleh ditengok oleh sesama tahanan walau sel bersebelahan," imbuhnya.

Rizieq pun meyakini bahwa kasus yang menjeratnya bukan masalah hukum namun permasalahan politis. Ia menyebut bahwa kasusnya adalah balas dendam politik karena dirinya telah menjebloskan Ahok ke penjara pada tahun 2017 silam.

"Jadi jelas, rentetan teror dan intimidasi serta pembunuhan karakter terhadap saya dan kawan-kawan, yang datang secara terus menerus tanpa henti, dari sejak Aksi Bela Islam 411 dan 212 di Tahun 2016, lalu Pilkada DKI Jakarta Tahun 2017," lanjutnya.

 

HRS Dituntut Penjara, Novel Bamukmin: Jelas Itu Pengadilan Zalim

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati