logo


Kasus Kerumunan di Petamburan, HRS Dituntut 2 Tahun Penjara

Beratnya tuntutan kepada Rizieq dikarenakan kerumunan warga di Petamburan memperburuk kedaruratan kesehatan masyarakat dan bertentangan dengan program pemerintah.

18 Mei 2021 04:15 WIB

Habib Rizieq
Habib Rizieq Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mantan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS) kembali menjalani sidang terkait kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat, pada 14 November 2020 lalu.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut hukuman dua tahun penjara bagi HRS. Sebab, HRS telah menghasut warga untuk mendatangi acara Maulid Nabi dan pernikahan putrinya.

HRS dinilai menjadi dalang pelanggaran Prokes atas kerumunan sekitar 5.000 warga di lokasi kegiatan.


Soal Kerumunan Wisata Lebaran, Dasco: Masyarakat Harus Punya Kesadaran Bersama

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Muhammad Rizieq bin Husein Shihab dengan pidana penjara selama dua tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan,” kata JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (17/5).

Menurut JPU, beratnya tuntutan kepada Rizieq dikarenakan kerumunan warga di Petamburan memperburuk kedaruratan kesehatan masyarakat dan bertentangan dengan program pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.

HRS juga pernah divonis bersalah dalam kasus 160 KUHP pada tahun 2003 dan 170 KUHP pada tahun 2008 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Selain itu, HRS dituntut pencabutan hak memegang jabatan tertentu dalam suatu organisasi.

“Pencabutan hak terdakwa memegang jabatan pada umumnya atau jabatan tertentu, yaitu menjadi anggota dan atau pengurus organisasi kemasyarakatan selama tiga tahun,” lanjut JPU.

Ungkap Hal yang Memberatkan Tuntutan HRS, Jaksa: Tidak Sopan dan Berbelit-belit dalam Beri Keterangan

Halaman: 
Penulis : Iskandar