logo


Dinonaktifkan, Novel Baswedan: Sebisa Mungkin Bekerja

Novel dan rekan-rekannya belum menerima Surat Keputusan (SK) terkait penonaktifan

17 Mei 2021 13:44 WIB

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan (tengah) didampingi Mantan Ketua KPK Abraham Samad (kanan), Wakil Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK Harun Al Rasyid (kiri) memberikan keterangan pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2).
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan (tengah) didampingi Mantan Ketua KPK Abraham Samad (kanan), Wakil Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK Harun Al Rasyid (kiri) memberikan keterangan pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2). Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Novel Baswedan dan 74 pegawai KPK yang dinonaktifkan berusaha akan tetap bekerja sebisa mungkin.

"Tentu kami harus melakukan kewajiban ketika mendapat gaji. Apakah tetap bekerja? Sebisa mungkin bekerja," ucap Novel di Gedung Anti-Corruption Learning Center (ACLC) KPK yang juga kantor Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Jakarta Selatan, Senin (17/5).

Novel dan 74 pegawai KPK dinyatakan tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat sebagai ASN. Namun, hingga saat ini Novel dan rekan-rekannya belum menerima Surat Keputusan (SK) terkait penyerahan tugas pada atasannya masing-masing.


Eks Pimpinan KPK Ambil Sikap Atas Dinonaktifkannya 75 Pegawai

"Kami dari 75 ini banyak yang belum menerima SK, terkait apakah akan terus bekerja, kita harus paham bahwa SK yang ditandatangani oleh Pak Firli Bahuri tidak membuat kami menjadi harus kehilangan gaji dibayar oleh negara," katanya.

"Tapi ada masalah serius dengan keputusannya Pak Firli Bahuri untuk memerintahkan tugas dan tanggung jawab. Saya kira harus lihat ke depan bagaimana jadi belum kita putuskan sekarang kita harus melihat fakta-fakta yang berjalan sekarang," imbuhnya.

Novel Baswedan dan 74 Pegawai KPK Laporkan Anggota Dewas KPK

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata