logo


Overdosis Memuji Diri Sendiri, Ferdinand Sebut Novel Baswedan Tak Layak Dipercaya

Novel dinilai hanya jualan drama retorika untuk kepentingan dirinya dan kelompoknya.

17 Mei 2021 06:00 WIB

Ferdinand Hutahaen.
Ferdinand Hutahaen. rmol.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean menyebut Novel Baswedan sebagai orang yang tidak layak dipercaya. Menurutnya, penyidik KPK itu terlalu berlebihan dalam menilai diri sendiri.

Hal itu menyusul protes Novel Baswedan terhadap pelaksanaan tes wawasan kebangsaan (TWK) yang tak meloloskan 75 pegawai KPK berintegritas, termasuk dirinya.

“Jika seseorang sudah berani memuji diri dan menempatkan dirinya sebagai yang terbaik, berintegritas, pejuang, percayalah bahwa orang seperti itu tak layak dipercaya dan cenderung hanya jualan drama retorika untuk kepentingan dirinya dan kelompoknya,” tutur Ferdinand di akun Twitternya, dikutip Senin (17/5).


74 Guru Besar Desak Hasil TWK KPK Dibatalkan, Febri Diansyah: Suara Akal Sehat

Selain memuji diri, Novel juga disebut selalu memposisikan diri sebagai korban untuk meraup dukungan.

“Seperti orang ini (Novel Baswedan), memuji diri over dosis,” kata Ferdinand.

Sebelumnya, Novel Baswedan menganggap TWK sebagai alat untuk mendepak 75 pegawai yang kritis dan berintegritas. Kata Novel pula, TWK adalah upaya terakhir untuk melumpuhkan lembaga antirasuah itu.

“TWK alat untuk singkirkan 75 pegawai KPK yang kritis & berintegritas. Ini upaya terakhir untuk mematikan KPK,” cuitnya lewat akun Twitter @nazaqistsha.

Sebut TWK Upaya Matikan KPK, Novel Baswedan Serukan Perlawanan

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×