logo


74 Guru Besar Desak Hasil TWK KPK Dibatalkan, Febri Diansyah: Suara Akal Sehat

Akal sehat dengan mudah paham masalah serius TWK yang menyingkirkan 75 pegawai KPK terbaik.

17 Mei 2021 05:00 WIB

Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah
Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mantan juru bicara KPK Febri Diansyah menilai tes wawasan kebangsaan (TWK) yang diberlakukan ke pegawai KPK adalah masalah serius. Terlebih, setelah Novel Baswedan dan 74 pegawai berintegritas lainnya dinyatakan tidak lolos.

Febri mendukung desakan 74 Guru Besar lintas kampus dan disiplin ilmu agar hasil TWK dibatalkan oleh KPK. Sebab, pelaksanaan tes itu dinilai melanggar hukum dan etika publik.

“Suara akal sehat,” ujarnya di akun Twitter @febridiansyah, menanggapi berita berjudul ‘74 Guru Besar Desak TWK KPK Dibatalkan, Azyumardi: Tes Itu Punya Problem Serius’.


Ngabalin Hadapi Kritikus dengan Kata-kata Kasar, Said Didu: Saya Usulkan Gajinya Dinaikkan

“Para guru bangsa telah bersuara. Akal sehat dengan mudah paham ada masalah serius Tes Wawasan Kebangsaan yang menyingkirkan #75PegawaiKPK terbaik,” kata Febri.

Menurut Febri, polemik TWK bukan soal pegawai lolos atau tidak, melainkan tes yang tidak wajar. Dia menduga ada dalang di balik upaya penyingkiran pegawai KPK dengan dalih TWK.

“Ini bukan soal lulus atau gak lulus, tapi tes yang bermasalah. Apalagi non-job pegawai tidak punya dasar hukum yang kuat. TWK kepentingan siapa?,” tandasnya.

Sebelumnya, perwakilan Guru Besar, Azyumardi Azra mengatakan pelaksanaan tes wawasan kebangsaan (TWK) di KPK telah melanggar hukum dan etika publik. Oleh karena itu, KPK didesak untuk membatalkan hasil tes itu.

“TWK yang diikuti seluruh pegawai KPK memiliki problem serius,” cetus Azyumardi lewat keterangan tertulis, Minggu (16/5).

Selain itu, Surat Keputusan Pimpinan KPK yang diteken Firli Bahuri juga bertentangan dengan pemaknaan alih status. Dalam surat itu, Firli memerintahkan pegawai yang tidak lolos TWK untuk menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya kepada atasan.

Azyumardi menyebut surat itu sudah masuk ranah pemberhentian oleh Pimpinan KPK.

“Sebab, 75 pegawai KPK yang disebutkan TMS tidak dapat lagi bekerja seperti sedia kala,” jelasnya.

Berharap Soal TWK Dibagikan, Iwan Fals: Siapa Tahu Ada yang Mau Ngelamar Kerja di KPK?

Halaman: 
Penulis : Iskandar