logo


Pecat Direksi Kimia Farma Terkait Antigen Bekas, Erick Thohir: Ini Bukan Langkah untuk Menghukum, Tapi...

Erick Thohir menegaskan bahwa kasus tersebut bertentangan dengan nilai yang dijunjung oleh Kementerian BUMN

16 Mei 2021 13:33 WIB

Erick Thohir
Erick Thohir Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memecat seluruh direksi Kimia Farma Diagnostika (KFD) sebagai tindak lanjut kasus kasus antigen bekas di Bandara Kualanamu. Ia menegaskan bahwa kasus tersebut bertentangan dengan nilai yang dijunjung oleh Kementerian BUMN

"Setelah melakukan pengkajian secara komprehensif, langkah (pemberhentian) ini mesti diambil. Selanjutnya, hal yang menyangkut hukum merupakan ranah dari aparat yang berwenang," kata Erick dalam keterangan tertulis, Minggu (16/5/2021).

"Karena memang sudah tak sejalan dengan core value tersebut, maka tidak memandang siapa dan apa jabatannya, maka kami persilakan untuk berkarier di tempat lain," sambungnya.


Minta Semua Pihak yang Terkait Tes Antigen Bekas Dipecat, Erick Thohir: Tidak Ada Toleransi!

Erick mengatakan bahwa kepercayaan adalah hal yang tidak bisa ditawar oleh semua perusahaan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan. Ia pun menyampaikan bahwa auditor independen saat ini tengah memeriksa semua lab yang ada dibawah Kimia Farma.

"Akumulasi dari seluruh hal tersebut membuat kami berkewajiban untuk mengambil langkah ini. Ini bukan langkah untuk menghukum, tapi langkah untuk menegakkan dan memastikan bahwa seluruh BUMN punya komitmen untuk melayani, melindungi, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat," pungkasnya.

Kasus Rapid Antigen Bekas, Menko PMK Minta Manajemen Pengawasan Limbah Medis Diperketat

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati