logo


Daripada Disuntikkan kepada Anak-anak, WHO Desak Negara Kaya Donasikan Vaksin Covid-19

Dirjen WHO meminta negara-negara kaya untuk mendonasikan vaksin Covid-19 yang mereka miliki ke negara miskin yang belum menerima pasokan.

16 Mei 2021 10:00 WIB

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus national geographic Indonesia

JENEWA, JITUNEWS.COM - Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendesak negara-negara kaya untuk mempertimbangkan kembali rencana mereka mendistribusikan vaksin Covid-19 kepada anak-anak. Alih-alih melakukan hal tersebut, WHO menyarankan agar pasokan vaksin Covid-19 yang mereka miliki untuk didonasikan kepada negara miskin yang lebih memerlukan melalui program Covax.

"Saya memahami mengapa beberapa negara ingin mem-vaksinasi anak-anak mereka, tapi saat ini saya mendesak mereka mempertimbangkan kembali untuk mendonasikan vaksin melalui (program) Covax," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah pertemuan virtual di Jenewa, dikutip Reuters.

WHO berharap lebih banyak negara mengikuti langkah Perancis dan Swedia yang mendonasikan vaksin Covid-19 mereka setelah kelompok masyarakat prioritas sudah menerima suntikan tersebut. Sementara itu, melalui program Covax, WHO sejauh ini sudah berhasil mendistribusikan 60 juta dosis vaksin Covid-19 ke negara-negara miskin yang membutuhkan.


Bentrok dengan Otoritas Keamanan Israel, Jumlah Warga Palestina yang Jadi Korban Semakin Meningkat

Dalam kesempatan tersebut, Tedros juga memprediksi jika pandemi Covid-19 untuk tahun kedua ini kemungkinan lebih berbahaya dibanding dengan tahun 2020 lalu.

Menurut pantauan Reuters, sejak awal kemunculan wabah pada Desember 2019 lalu, lebih dari 160 juta orang di seluruh dunia sudah terinfeksi virus Covid-19, dimana hampir 3,5 juta kasus infeksi diantaranya berakhir dengan kematian.

Warga Turki Minta Erdogan Lindungi Warga Palestina dengan Kirim Pasukan ke Jerusalem Timur

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×