logo


Polisi Perancis Tembakkan Water Canon untuk Bubarkan Aksi Bela Palestina di Paris

Aksi bela Palestina di Paris tetap digelar meski dilarang oleh pemerintah Perancis

16 Mei 2021 06:45 WIB

Aksi Bela Palestina di Paris, Perancis
Aksi Bela Palestina di Paris, Perancis istimewa

PARIS, JITUNEWS.COM - Kepolisian Perancis pada Sabtu (15/5) membubarkan ratusan orang yang menggelar aksi bela Palestina di kawasan Barbes-Rochechouart, Paris, dengan menerjunkan 4.200 personil dan sebuah kendaraan water canon. Aksi demonstrasi itu sendiri digelar untuk mengecam tindakan militer Israel melakukan serangan ke wilayah Gaza.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Perancis sudah melarang agar aksi unjuk rasa bela Palestina tersebut digelar karena dinilai memicu terjadinya pelanggaran ketertiban umum dan meminta agar pihak kepolisian untuk bertindak mencegahnya.

"Saya sudah meminta kepala Kepolisian Paris untuk melarang aksi protes yang akan digelar pada Sabtu terkait dengan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah belakangan ini," kata Darmanin pada Kamis (13/5) dikutip Al Jazeera.


Rata dengan Tanah, Gedung Kantor Jurnalis Al Jazeera dan AP di Gaza Jadi Sasaran Serangan Roket Israel

"Gangguan serius terhadap aturan umum tercatat pernah terjadi di 2014," tambahnya.

Meski demikian, para aktivis tetap nekat menggelar aksi demo tersebut.

"Kami menolak membungkam solidaritas kami dengan rakyat Palestina, dan kami akan terus menggelar unjuk rasa," kata Asosiasi warga Palestina di Perancis, dikutip RT.com.

"Ini yang terjadi di Perancis saat orang-orang menggelar protes untuk membela Palestina. Demontrasi dilarang dan penindasan. (Emmanuel) Macron dan semua teman terorisnya sungguh memalukan," kata seorang netijen dalam postingan Twitter.

Hamas Siap Hadapi Operasi Darat Israel ke Gaza

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×