logo


Tempat Wisata Buka, Ketua Satgas: Apabila Membahayakan Masyarakat Lebih Baik Ditutup

Doni mengatakan bahwa pembukaan kawasan wisata tetap harus mematuhi aturan PPKM mikro

15 Mei 2021 18:45 WIB

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo (tengah)
Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo (tengah) notifindonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, Doni Monardo, mengimbau Satgas Covid-19 di daerah untuk menertibkan kawasan wisata yang berpotensi menjadi pusat penularan Covid-19.

"Sekali lagi kami harapkan seluruh satgas daerah terutama unsur Polda, harus berani ambil keputusan melakukan langkah-langkah penertiban. Bahkan, bila perlu apabila membahayakan keselamatan masyarakat lebih baik ditutup saja," ujar Doni dalam Talkshow Antisipasi Mobilitas Masyarakat dan Pencegahan Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran, Sabtu (15/5).

Doni mengatakan bahwa pembukaan kawasan wisata tetap harus mematuhi aturan PPKM mikro, salah satunya jumlah pengunjung hanya 50 persen dari kapasitas tempat wisata.


Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Arus Balik, Pemerintah Siapkan 21 Lokasi Tes Swab

"Kami harapkan pengelola pariwisata pun bisa kerja sama, karena kalau kasus aktif meningkat otomatis semuanya akan mundur lagi," kata Doni.

"Mohon kiranya daerah berinisiatif jangan sampai dibiarkan aktivitas publik di tempat wisata melampaui 50 persen. Oleh karenanya, kepedulian daerah untuk menaati semua aturan atau kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah pusat ini, kami betul-betul harapkan bisa terlaksana," lanjut Doni.

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Jawa ke Sumatera, Doni: Kami Tidak Ingin Teori Ping-pong Terjadi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×