logo


Anies Baswedan Larang TPU Dibuka, PKS: Bukan Menutup, Tapi Mengatur Sesuai Prokes

Mardani mengatakan bahwa merumuskan aturan yang ketat agar peziarah taat protokol kesehatan cukup mudah.

15 Mei 2021 14:30 WIB

Mardani Ali Sera
Mardani Ali Sera Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon, mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengizinkan mal dibuka tapi tempat pemakaman umum (TPU) ditutup.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, menilai pernyataan Fadli tersebut adalah suara masyarakat yang menginginkan keadilan.

"Suara Fadli Zon suara publik. Publik ingin keadilan. Publik ingin cerdas dalam mengatur urusannya," kata Mardani kepada wartawan, Jumat (14/5).


Klaim Pemudik Tahun Ini Lebih Sedikit, Anies Baswedan: Pandemi Buat Orang Terpisah

Mardani mengatakan bahwa merumuskan aturan yang ketat agar peziarah taat protokol kesehatan cukup mudah.

"Mudah jika dibuat aturan yang tegas untuk penerapan prokes pada peziarah sama seperti pada mal. Ayo, pemerintah pusat dan pemerintah daerah cerdas mengatur urusan publik," ujarnya.

Menurutnya, ziarah kubur tidak perlu dilarang. Tapi perlu dibuat aturan agar peziarah disiplin prokes.

"Buat aturan yang jelas jauh-jauh hari agar semua dapat disiplin dan rapi. Bukan menutup, tapi mengatur sesuai prokes," imbuhnya.

Sebelumnya, Fadli Zon mengkritik Anies yang mengizinkan mal dibuka tapi TPU ditutup.

"P @aniesbaswedan, sebaiknya mal ditutup saja klu ziarah di TPU pun tak dibuka. Ini mengganggu rasa keadilan," kata Fadli Zon di akun Twitter resminya, Jumat (14/3).

"Mal di ruang tertutup ber-AC, TPU di ruang terbuka. Lebih bahaya mana?" ujar Fadli.

Respons Pertemuan Anies-Zulkifli PAN, PKS: 2024 Kuncinya Memang Ada di Parpol

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×