logo


Ngabalin Hadapi Kritikus dengan Kata-kata Kasar, Said Didu: Saya Usulkan Gajinya Dinaikkan

Said menilai risiko tugas Ngabalin itu sangat tinggi.

15 Mei 2021 10:44 WIB

Said Didu
Said Didu Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Eks Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu turut buka suara terkait ulah Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin yang menyebut Ketua PP Muhammadiyah Busyro Moqqodas berotak sungsang.

Said Didu menilai Ngabalin memiliki peran penting dalam melawan para pengkritik pemerintah. Oleh karena itu, dia mengusulkan agar Ngabalin diganjar dengan kenaikan gaji.

“Jika tugas pak Ngabalin sebagai pejabat KSP termasuk berkata-kata kasar ke pihak yang mengkritik pemerintah, maka saya usulkan gajinya dinaikkan,” tulisnya di akun Twitter @msaid_didu, dikutip Sabtu (15/5).


Soal TWK, Abdullah Hehamahua Yakin Novel Baswedan Lebih Baik Ketimbang Firli Bahuri

Menurutnya, risiko tugas Ngabalin itu sangat tinggi. Sebab, nama Ngabalin bakal identik dengan kata-kata kasar sampai kapan pun.

“Karena resiko tugas tersebut sangat tinggi, karena termasuk resiko warisan nama jelek kepada keluarga–bahkan bisa sampai ke akhirat karena dosa,” jelas Said Didu.

Sebelumnya, Ali Mochtar Ngabalin menanggapi pernyataan Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM Busyro Muqqodas tentang 75 pegawai KPK yang dinonaktifkan.

Ngabalin menilai pernyataan Busyro mencoreng nama baik Muhammadiyah. Baginya, Busyro lebih cocok berada di partai politik ketimbang jadi petinggi Muhammadiyah.

“Otak sungsang yang gini merugikan persyarikatan,” ujarnya di akun Twitter @AliNgabalinNew.

“Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah dan pendidikan ummat yang kuat berwibawa tercemar oleh manusia prejudice seperti ini,” lanjutnya.

Abdullah Hehamahua Sebut TWK Sangat Aneh bin Ajaib, Ngabalin: Penuh Halusinasi

Halaman: 
Penulis : Iskandar