logo


Erdogan Minta Serangan "Negara Teroris" terhadap Gaza Segera Dihentikan

Erdogan mendesak negara-negara muslim untuk bersatu menentang tindak agresi Israel terhadap warga Palestina dan jalur Gaza

15 Mei 2021 12:00 WIB

Presiden Turki Reccep Erdogan
Presiden Turki Reccep Erdogan istimewa

ANKARA, JITUNEWS.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa semua pihak harus menentang tindakan agresi militer yang dilakukan oleh Israel terhadap warga Palestina di jalur Gaza, usai Ankara melaporkan bahwa jurnalis Turki dan fasilitas pendidikan yang didirikan oleh PBB di Gaza juga terkena serangan rudal Israel. Erdogan bahkan menyebut Israel sebagai negara teroris.

"Negara teroris, yang berupaya menjarah kota seperti Jerusalem yang merupakan rumah suci bagi kaum Muslim, Kristiani dan Yahudi, sudah melewati batas," kata Erdogan pada Jumat (14/5), dikutip RT.com.

"Sangat penting untuk Dewan Keamanan PBB mengambil langkah guna memastikan perdamaian di Jerusalem sesuai dengan keputusan Majelis Umum (PBB)," tambahnya.


Sahabatnya Ditetapkan sebagai Tahanan Rumah oleh Ukraina, Vladimir Putin Tak Akan Tinggal Diam

Ia menegaskan bahwa Turki siap mendukung semua inisiasi yang dikeluarkan oleh PBB dan pihaknya tidak akan tinggal diam meski seluruh dunia mengabaikan perkembangan situasi di Gaza.

"Ini adalah tugas bagi seluruh umat manusia untuk menentang agresi Israel terhadap kota-kota Palestina dan Jerusalem," ujar Erdogan.

Ia menambahkan bahwa Organisasi Kerjasama Islam (OIC) harus mengambil tindakan konkret terkait konflik Palestina-Israel tersebut. Jika tidak, lanjutnya, maka hal itu hanya akan menjadi aib bagi organisasi itu sendiri.

"Jika kita tidak segera menghentikan agresi Israel di Palestina dan di Jerusalem, di kemudian hari nanti semua orang akan menjadi sasaran mentalitas brutal mereka," kata Erdogan.

 

Netanyahu Ancam Akan Terus Bombardir Gaza

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×