logo


Sahabatnya Ditetapkan sebagai Tahanan Rumah oleh Ukraina, Vladimir Putin Tak Akan Tinggal Diam

Presiden Rusia mengatakan bahwa pihaknya tak akan tinggal diam dengan tindakan Ukraina yang menindas individu tertentu yang berbisnis dengan Moskow

15 Mei 2021 11:00 WIB

Vladimir Putin
Vladimir Putin istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin, pada Jumat (14/5) menuding pemerintah Ukraina saat ini sudah semakin "anti-Rusia". Putin juga memperingatkan bahwa Rusia siap membalas semua ancaman dari pihak asing terhadap keamanan nasionalnya.

Pernyataan tersebut dilontarkan usai Viktor Medvedchuk ditetapkan sebagai tahanan rumah oleh pengadilan Ukraina. Medvedchuk diketahui merupakan tokoh politik Ukraina pro-Rusia sekaligus teman dekat Vladimir Putin.

Status tahanan rumah tersebut ditetapkan usai Medvedchuk dianggap telah melakukan tindak pengkhianatan negara. Ia terancam dijatuhi hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara jika proses investigasi yang digelar membuktikan bahwa ia telah bersalah atas tuduhan tersebut.


Filipina Tak Akan Tarik Mundur Pasukan dari LCS, Duterte: Anda Bisa Bunuh Saya

"Ini sangat menyedihkan, Ukraina perlahan tapi pasti mulai berada di pihak berseberangan dengan Rusia, semacam anti-Rusia," kata Putin, dikutip Al Jazeera.

"Media nasional (Ukraina) telah dimatikan, dan negara barat tidak bereaksi sama sekali," tambahnya.

Putin kemudian memperingatkan bahwa Rusia tidak akan tinggal diam dengan tindakan Ukraina yang melakukan penindasan terhadap individu tertentu yang berbisnis dengan Rusia.

"Hal ini, tentu saja, merupakan sebuah isu yang selalu kami awasi dan kami akan meresponnya mengingat hal itu adalah ancaman bagi kami," tukasnya.

Mendagri Perancis Minta Polisi Melarang Aksi Bela Palestina di Paris

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×