logo


Abdullah Hehamahua Sebut TWK Sangat Aneh bin Ajaib, Ngabalin: Penuh Halusinasi

Abdullah dinilai membeberkan asumsi yang membuat publik bingung.

15 Mei 2021 08:42 WIB

Ali Mochtar Ngabalin
Ali Mochtar Ngabalin twitter @NgabalinAli

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Tenaga Ahli Utama KSP, Ali Mochtar Ngabalin merespons soal tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK yang disebut aneh bin ajaib oleh eks penasihat KPK Abdullah Hehamahua.

Ngabalin heran dengan klaim Abdullah itu. Terlebih Abdullah tidak berstatus panitia seleksi dalam proses alih status pegawai KPK menjadi ASN.

Oleh karena itu, dia meminta Abdullah untuk mempertanggungjawabkan pernyataannya karena membuat publik kebingungan.


KPK Tak Buka Hasil TWK Novel dkk, Ferdinand: Itu Bersifat Rahasia

"Jangan dibawa-bawa kepada statement-statement yang halusinasi, yang membuat asumsi-asumsi buat publik itu justru tidak mencerahkan tapi justru bertambah bingung. Karena penjelasannya penuh halusinasi," tegas Ngabalin, dikutip dari Youtube tvOne, Sabtu (15/5).

Sebelumnya, Abdullah Hehamahua menilai TWK yang tidak meloloskan Novel Baswedan dan 74 pegawai lainnya sangat aneh bin ajaib.

Abdullah mengaku tahu prestasi luar biasa yang dicapai 75 orang tersebut. Bahkan, menurut dia, Ketua KPK Firli Bahuri tak lebih berwawasan kebangsaan ketimbang Novel Baswedan.

"Orang-orang yang punya prestasi luar biasa. Itu Firli (Ketua KPK) kalau ikut tes sama-sama dengan Novel, kalah Firli. Dengan Giri (Giri Suprapdiono) saja kalah, apalagi dengan yang lain," cetus Abdullah.

Soal TWK, Abdullah Hehamahua Yakin Novel Baswedan Lebih Baik Ketimbang Firli Bahuri

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×