logo


Berantas Korupsi Bertahun-tahun Tapi Tak Lolos TWK, Yudi Purnomo: Kurang Nasionalis Apa Kami Ini?

Padahal, Yudi dan 74 pegawai KPK lainnya yang tak lolos TWK sudah bersumpah setia kepada NKRI, UUD 1945 dan Pancasila, dan tak terlibat organisasi terlarang.

14 Mei 2021 15:02 WIB

Ketua WP KPK Yudi Purnomo
Ketua WP KPK Yudi Purnomo kumparan.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK Yudi Purnomo mengaku tak habi pikir jika dirinya beserta 74 pegawai lain dinyatakan tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Padahal, Yudi dan kawan-kawan sudah mengabdikan diri untuk memberantas korupsi selama bertahun-tahun. Mereka juga bersumpah setia kepada NKRI, UUD 1945 dan Pancasila, dan tak terlibat organisasi terlarang.

"Jadi seluruh pegawai yang ikut tes itu sudah memberikan pernyataan cinta tanah air, setia kepada UUD dan Pancasila, serta tak pernah ikut organisasi terlarang," ujar Yudi, dilansir dari detikcom, Jumat (14/5/2021).


Penonaktifan 75 Pegawai KPK Dinilai Wajar, MAKI: Kebablasan dan Blunder

Yudi mengatakan, sangat aneh jika para penyelidik dan penyidik yang bertahun-tahun memberantas korupsi dianggap tak punya wawasan kebangsaan. Selain itu, pegawai KPK terdiri dari mantan perwira polisi yang pernah bertugas di daerah konflik untuk mempertahankan NKRI.

Dia menambahkan, ada penyidik yang pernah menerima penghargaan dari FBI karena kompetensi dan integeritasnya.

Dari sejumlah pencapaian itu, Yudi heran komitmen dirinya dan 74 pegawai KPK lainnya dalam memberantas korupsi di NKRI malah dikesampingkan.

"Jadi kurang nasionalis apa kami ini? Kurang merah putih apa?," gugat Yudi.

Ajak Sudahi Polemik TWK, Ferdinand: Sekarang Saatnya Kita Tagih Kinerja KPK Tanpa Novel Baswedan

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×