logo


Tanggapi Ucapan Ngabalin, Muhammadiyah DIY: Presiden Harus Mampu Mengontrol KSP Agar Lebih Beradab

Ngabalin menyebut bahwa Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Busyro Muqoddas berotak sungsang.

14 Mei 2021 11:15 WIB

Staf Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin
Staf Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin Istimewa

YOGYAKARTA, JITUNEWS.COM - Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menyebut bahwa Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Busyro Muqoddas berotak sungsang.

Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik, Pengurus Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (LHKP PWM DIY), Suwandi Danu meminta Ngabalin untuk meminta maaf.

"Kami menuntut Staf Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin untuk mengklarifikasi dan menyampaikan maaf secara terbuka karena telah mencederai kredibilitas Bapak Busyro Muqoddas selaku Pimpinan Muhammadiyah maupun kepada Keluarga Besar Muhammadiyah yang terusik dan gerah dengan statemen ngawur tuna-adab," kata Suwandi dalam keterangan tertulis, Jumat (14/5).


Jokowi Dituding Perintahkan Novel Baswedan Dinonaktifkan, PDIP: Kok Jadi Dipelintir

Ia meminta Presiden Joko Widodo untuk mengontrol KSP agar lebih beradab.

"Presiden harus mampu mengontrol KSP agar lebih beradab, sebagai representasi lembaga maupun lingkar dekat presiden," katanya.

LHKP PWM DIY meminta seluruh pejabat publik untuk bersikap terbuka, jujur, dan antikritik.

"Kami meminta kepada Presiden serta para Pimpinan Lembaga Negara agar senantiasa konsisten dalam janji serta cita-cita antikorupsi, merepresentasikannya dalam laku dan kebijakan," katanya.

Suwandi juga mengatakan bahwa pemerintah harus bersikap atas polemik KPK.

"Ini sebagai bentuk merespons tuntutan denyut nadi aspirasi publik yang menghendaki langkah-langkah nyata dalam pemberantasan korupsi di Indonesia," tegasnya.

Disebut Rusak Citra Jokowi, Ngabalin: Saya Posisinya Tetap Harus Menjaga Kehormatan Presiden

Halaman: 
Penulis : Admin
 
×
×