logo


Hamas Kembali Luncurkan Serangan Roket ke Wilayah Israel

Kelompok militan Hamas, pada Kamis (13/5) dikabarkan kembali melancarkan serangan roket ke arah Tel Aviv dan Jerusalem

13 Mei 2021 09:15 WIB

Bendera Israel
Bendera Israel istimewa

GAZA, JITUNEWS.COM - Kelompok Hamas dikabarkan kembali melancarkan serangan roket ke arah Tel Aviv dan Jerusalem pada Kamis (13/5) pagi dimana memaksa ribuan warga Israel untuk mencari perlindungan. Masih belum diketahui berapa jumlah korban jiwa yang jatuh atas serangan tersebut.

Sejauh ini, sedikitnya 67 orang terbunuh sejak Israel meningkatkan serangan roket mereka ke arah Gaza mulai Senin awal pekan ini. Sementara serangan roket yang dilakukan oleh Hamas telah menewaskan tujuh orang di wilayah Israel.

Serangan roket Hamas tersebut tentu saja bertolak belakang dengan prediksi Presiden AS Joe Biden yang optimis jika intensitas pertempuran Hamas-Israel akan segera mereda.


WHO Sebut Varian Covid-19 India Sudah Menyebar ke Puluhan Negara

"Perkiraan dan harapan saya adalah (serangan) ini akan segera berhenti, tapi Israel berhak untuk mempertahankan dirinya," kata Biden pada Rabu (12/5) usai berbincang dengan PM Israel Netanyahu.

Sementara itu, Netanyahu mengatakan bahwa pihaknya akan terus melancarkan serangan ke fasilitas militer Hamas dan kelompok militan lain yang berada di dalam wilayah Gaza.

"Ini hanyalah permulaan. Kami akan mengirimkan pukulan telak yang belum pernah mereka bayangkan sebelumnya," kata Netanyahu.

Pada Rabu, serangan roket Israel dikabarkan berhasil menewaskan sejumlah komandan Hamas dan menghancurkan sejumlah gedung di Gaza, termasuk fasilitas Hamas.

Di sisi lain, pemimpin Hamas, Ismail Haniya mengatakan bahwa pihaknya siap melancarkan serangan balasan jika Israel tetap meningkatkan serangannya terhadap Gaza.

"Jika mereka (Israel) menginginkan adanya peningkatan (konflik), pasukan perlawanan (Hamas) sudah siap; dan jika mereka ingin menghentikan, kami juga siap," kata Haniya pada Selasa.

100 Ribu Personil Militer Rusia Masih Berada di Perbatasan Ukraina

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×