logo


Indonesia Desak PBB untuk Ambil Langkah Nyata terhadap Pelanggaran Israel

Indonesia menyerukan penghentian kekerasan terhadap rakyat Palestina.

12 Mei 2021 13:45 WIB

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kemlu.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi, mengatakan bahwa Indonesia menyerukan penghentian kekerasan terhadap rakyat Palestina.

"Indonesia juga terus mendesak agar dewan keamanan PBB dapat mengambil langkah nyata, menghentikan seluruh kekerasan dan menghadirkan keadilan dan perlindungan bagi Palestina. Sudah terlalu lama hak-hak bangsa dan rakyat Palestina digerogoti oleh Israel. Indonesia akan terus bersama rakyat dan bangsa Palestina dalam memperjuangkan hak-haknya," kata Retno dalam konferensi pers yang disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (12/5).

Retno mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo telah menyampaikan pernyataan mengenai isu Palestina pada 11 Mei.


PPP Minta Pemerintah Tidak Lagi Berpikir Soal Hubungan Diplomatik dengan Israel

"Bapak Presiden juga menyampaikan bahwa Indonesia mengutuk tindakan tersebut dan mendesak dewan keamanan PBB untuk mengambil langkah nyata terhadap pelanggaran yang terus dilakukan Israel, Indonesia akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina," ujar Retno.

Indonesia mengecam meluasnya ketegangan di jalur Gaza yang menyebabkan banyak korban.

"Indonesia juga mengecam meluasnya ketegangan dan kekerasan khususnya di jalur Gaza yang menyebabkan puluhan korban jiwa warga sipil yang tidak berdosa," tutur Retno.

Retno mengatakan bahwa Indonesia terus mengupayakan di semua lini untuk memperjuangkan hak-hak Palestina.

"Indonesia terus berusaha semaksimal mungkin di semua lini termasuk di committee on the exercise of the inalienable rights of the palestinian. Sebagai catatan komite ini ada di majelis umum PBB yang dibentuk tahun 1975 yang memiliki mandat memperjuangkan hak-hak Palestina termasuk hak kemerdekaan Palestina. Saat ini Indonesia adalah satu negara anggota biro dan memangku jabatan wakil ketua dalam komite tersebut Indonesia juga mengusulkan agar OKI dan GNB dapat segera melakukan pertemuan khusus untuk membahas masalah ini," ujar Retno.

Fahira Idris: Kebiadaban Israel Sudah Diluar Nalar, Setara Teroris

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×