logo


Jangan Asal Ikut Tren, Hindari Lakukan Hal Ini Jika THR Tak Ingin Cepat Habis

Memberi hampers menjadi sebuah tren yang seolah harus dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri

12 Mei 2021 09:00 WIB

Hampers Kasih dari Batik Semar
Hampers Kasih dari Batik Semar dok batik semar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Siapa sih yang tidak senang apabila Tunjangan Hari Raya (THR) cair? Jangan buru-buru dihabiskan ya sobat Jitu, pasalnya masih banyak kebutuhan tak terduga yang tiba-tiba mengharuskan kita merogoh kocek. Sebaiknya, sobat Jitu perlu menghindari hal-hal ini, agar tidak menyesal apabila THR sudah habis.

1. Kasih Hampers

Memberi hampers menjadi sebuah tren yang seolah harus dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sobat Jitu tidak perlu memaksakan diri memberikan hampers apabila pekerjaan kita tidak berhubungan dengan banyak relasi.


Bingung Khutbah Idul Fitri di Rumah Seperti Apa? UAS Berikan Contekan

"Hampers itu sekarang jadi ajang bangga-banggaan. Di satu sisi oke kalau memang kita seorang pengusaha atau banyak relasi itu mungkin masih oke dalam hal memberikan hampers. Tapi misalnya kita hanya pekerja biasa, tidak ada kewajiban kita memberikan hampers," kata Perencana Keuangan Aidil Akbar Madjid dalam program d'Mentor yang dikutip dari detikcom, Selasa (11/5/2021).

Aidil justru menyarankan memberi hampers kepada orang yang lebih membutuhkan seperti fakir miskin "Alangkah baiknya hampers diberikan kepada fakir miskin karena amal jariyahnya juga dapat," tuturnya.

2. Beli Baju Baru

Saat ini membeli baju baru bukanlah hal yang penting dilakukan menjelang lebaran. Pasalnya, di situasi pandemi Covid-19 ini, kita tidak terlalu banyak bertemu orang. Selain itu pendapatan yang pas-pasan saat pendemi alangkah lebih baiknya disimpan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak.

"Berarti baju kan nggak kelihatan tuh jadi nggak perlu beli baju baru. Bisa kombinasi baju lama. Buat yang suka pakai seragam tuh, itu nggak perlu lah untuk saat ini karena kita juga nggak ketemu siapa-siapa kan, pun kalau ketemu juga ya paling teman dekat atau keluarga dekat," ujarnya.

"Baju baru sebenarnya simbol atas orang setelah puasa, Lebaran itu suci kembali fitrah ditunjukkan dengan simbol baju baru. Padahal bukan, harusnya simbolnya baju bersih, bukan baju baru," imbunya.

3. Mengecat Rumah

Sudah menjadi rutinitas bagi sebagian besar orang untuk mengecat rumah menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun mengecat rumah bukanlah hal yang urgent dilakukan saat kondisi pandemi seperti saat ini.

"Jadi jangan sampai uang kita habis untuk ngecat rumah yang bisa habis Rp 1-2 juta. Apalagi dalam kondisi seperti sekarang di mana kita belum tahu nih selesainya (COVID-19) kapan. Jangan terlalu menghambur-hamburkan uang karena kondisi perusahaan juga belum stabil, jadi sebisa mungkin ditahan dulu," sarannya.

Bagaimana Sobat Jitu? Semoga lebih bijak dalam mengelola THR ya...

THR PNS Disunat, Anis Sebut Pemerintah Tak Adil

Halaman: