logo


Tegaskan Kedatangan WNA China Tak Bisa Disandingkan dengan Larangan Mudik, PDIP: Semua Ada Protokolernya

Aria Bima mengatakan bahwa ada ketergantungan yang tidak bisa dihindari sehingga WNA China bisa masuk ke Indonesia

12 Mei 2021 07:30 WIB

Politisi PDIP Aria Bima.
Politisi PDIP Aria Bima. Dok. Dpr.go.id

SOLO, JITUNEWS.COM - Politikus PDIP, Aria Bima mengatakan bahwa kedatangan WNA China ke Indonesia dengan kebijakan larangan mudik tidak dapat disandingkan. Ia beralasan sudah ada ketentuan khusus yang sudah disepakati oleh masing-masing negara.

"Semua ada protokolernya, warga asing masuk ke sini (Indonesia), warga kita (juga) boleh masuk ke negara mereka. Ada ketentuan di masing-masing negara, negara sudah menyepakati yang sama," kata Aria Bima kepada wartawan di Solo melalui temu virtual, Selasa (11/5/2021).

Aria Bima mengatakan bahwa ada ketergantungan yang tidak bisa dihindari sehingga WNA China bisa masuk ke Indonesia. Ia lantas mencontohkan ketergantungan Indonesia terhadap India terkait suplai vitamin C beberapa tahun silam.


Beijing Hentikan Dialog Ekonomi dengan Canberra, Ekspor Biji Besi Australia Terdampak?

"Kemudian India menutup, sehingga menjadi kesulitan (bahan baku). (Dengan China) ini ada ketergantungan masker, serta alat-alat kesehatan kita masih tergantung. Dan tidak mungkin kita mengambil sikap seperti China ataupun Vietnam," ucapnya.

Ia mengatakan bahwa polemik kedatangan WNA China tidak bisa disandingkan dengan larangan mudik. Ia menyebut mudik sangat retan terjadi penularan virus Covid-19 terutama saat kontak dengan pemudik lain di moda transportasi.

"Menurut saya, (diperbolehkan masuk) WNA ini tidak bisa dipersandingkan dengan larangan mudik. Semua tahu kalau naik kereta api, bus, pesawat itu waspada betul. Karena itu penyebarannya di situ," bebernya.

"Jujur tidak mampu kalau 1,5 juta orang mudik 75 ribu kena saja sudah buyar semuanya. Kalau 1,5 juta kumpul, satu orang ketemu 5 orang, bisa menularkan ke 4,5 juta orang. Memang kita belum bisa men-swab-kan semua warga, tindakan yang paling tepat mengurangi sekecil mungkin kerumunan," pungkas Aria Bima.

Anies Marah-marah Lelang Jabatan ASN DKI Sepi, PDIP Ungkap Alasannya

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×